Cara Bijak Hadapi Ibu Mertua yang Suka Bicara 'Nyelekit'

Reporter : Puri Yuanita
Selasa, 14 Februari 2017 09:15
Cara Bijak Hadapi Ibu Mertua yang Suka Bicara 'Nyelekit'
Bagaimana menghadapi sosok ibu mertua yang cenderung suka berbicara menyakitkan hati?

Dream - Satu hal yang pasti akan kita hadapi setelah menikah adalah berinteraksi dengan ibu mertua. Hal tersebut sudah menjadi sebuah keharusan, kecuali suami kita sudah tidak memiliki orangtua.

Ada kalanya, ibu mertua dengan menantu perempuannya mengalami friksi. Sering kita dengar, ada kasus dimana ibu mertua kerap berbicara 'nyelekit' pada menantu. Tidak jarang, hal tersebut bisa berlanjut hingga terjadi perceraian suami istri. Nauzubillah.

Lantas, jika berada di posisi tersebut, apa yang harus dilakukan? Bagaimana menghadapi sosok ibu mertua yang cenderung suka berbicara menyakitkan hati? Berikut ulasannya.

1. Sabar, jangan pernah membalas

Ingat dalam salah satu ayat menerangkan bahwa Allah bersama orang-orang yang sabar. Ingat juga dalam ayat lain bahwa segala perbuatan baik atau buruk pasti akan mendapat balasannya.

Biasanya, orang yang suka berkata nyelekit, menyakitkan atau merendahkan, setelahnya akan menyesal. Meskipun penyesalan setelah kejadian tidak akan berguna karena tidak mengubah apa-apa.

Nah, itu sebabnya jika disuruh memilih mana yang kita pilih: menyesal setelah berkata kasar atau diam dulu jika dirasa masih emosi? Yang pertama jelas berbuntut tidak menyenangkan.

Hal tersebut berlaku saat berinteraksi dengan siapa saja, lebih-lebih ke mertua yang notabene sosok terpenting dalam kehidupan suami kita sebelum menikah.

Jadi biarkanlah ibu mertua bicara semaunya dan apa saja mumpung masih bisa. Kita tinggal duduk manis mendengarkan tanpa perlu ambil pusing atau memasukkannya ke dalam hati. Serahkan semuanya pada Allah.

Selanjutnya... baca di sini    

Beri Komentar