Yakin Bisa Hidup Lagi, Suami Bekukan Jasad Istri

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 16 Agustus 2017 07:42
Yakin Bisa Hidup Lagi, Suami Bekukan Jasad Istri
Sang suami yakin suatu saat akan ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit istrinya.

Dream - Sudah tiga bulan Gui Jumin ditingal mati istrinya, Zhan Wenlian. Tetapi, jasad Zhan ternyata belum dikebumikan. Gui memilih membekukannya menggunakan teknologi kriogenik.

Zhan meninggal akibat kanker paru-paru di usianya yang ke-48 tahun pada 8 Mei lalu di sebuah rumah sakit di timur Provinsi Shangdong, China. Segera setelah itu, tim dokter pada Shandong Yinfeng Life Sciences Research Institute membekukan jasadnya sesuai permintaan Gui.

Proses pembekuan dijalankan selama 55 jam oleh pakar dari Rumah Sakit Qilu Universitas Shandong bersama Aaron Drake dari Alcor Life Extension Foundation, Amerika Serikat.

Proses pembekuan jenazah© scmp.com

Krionik merupakan teknologi eksperimen yang dibangun dengan asumsi perkembangan teknologi di dunia medis memungkinkan jasad beku dihidupkan kembali.

Prosedur ini dijalankan dengan menyimpan jasad pada nitrogen cair pada suhu di bawah nol derajat celcius dan menggunakan peralatan penunjang untuk mendukung kinerja utama tubuh.

 

1 dari 2 halaman

Percaya Bisa Hidup Lagi

Gui berharap dokter dapat menemukan obat bagi penyakit istrinya. Sehingga, suatu saat jasad istrinya dapat dihidupkan kembali.

" Kita harus menunggu sampai obat untuk penyakit itu ditemukan sebelum kita membangunkan dia. Jika tidak, tidak ada gunanya," kata Gui, dikutip dari South China Morning Post.

Proses pembekuan jenazah© scmp.com

" Saya percaya dengan teknologi baru, kebangkitan kembali mungkin terjadi," ucap Gui melanjutkan.

 

 

2 dari 2 halaman

Cara Pengawetannya

Tubuh Zhan saat ini disimpan dalam tabung berisi 2.000 liter nitrogen cair pada suhu di bawah 196 derajat celcius.

Harapan agar orang terkasih dapat hidup kembali dianggap sebagai lompatan besar. Tetapi Profesor pada Institut Pembekuan dan Kriogenik Universitas Jiaotong Shanghai, Dr Huang Yonghua, masih menyangsikan hal itu.

" Meskipun kita bisa membekukan tubuh manusia dengan teknologi ini, tidak ada yang sanggup menghidupkannya kembali. Dengan kata lain, kesuksesan kriogenik tidak bisa dijamin," kata Dr Huang.

Beri Komentar