Ilustrasi (Sumber: Http://www.infoyunik.com/)
Dream - Surga tak mudah diraih. Ada banyak fase yang harus dilewati manusia untuk meraih kenikmatan yang satu ini.
Di akhirat kelak, manusia harus melewati proses hisab. Kemudian melalui tahapan penimbangan amal perbuatan di dunia atau yang disebut Yaumul Mizan.
Manusia juga harus terlebih dulu melewati jembatan Shirat sebelum akhirnya tiba di surga. Dan tidak semua orang dapat melewati segala proses tersebut dengan mudah.
Bahkan Rasulullah SAW pernah menyebutkan dalam sabdanya bahwa ada kaum yang digiring ke surga dengan rantai. Lantas apa maksud dari hadits tersebut?
Dalam hadits riwayat Bukhari, di mana Rasulullah SAW bersabda yang artinya: " Allah heran dengan orang-orang yang masuk surga dengan dibelenggu rantai." (HR Bukhari)
Dan pada riwayat lain, " Sunguh Allah heran dengan orang-orang yang ditarik untuk masuk ke surga dengan menggunakan rantai." (HR Ahmad dan Abud Dawud)
Ibnul Jauzi Rahimullah berkata, " Makna hadits ini yaitu ketika orang kafir tertawan, kemudian mereka masuk Islam disebabkan mereka mengetahui kebenarannya, dan mereka masuk Islam dengan sukarela maka mereka masuk surga. Kondisi terpaksa pada tawanan merupakan sebab awalnya, maka dimutlakkan dengan pemaksaan dengan belenggu rantai karena ialah sebab masuknya mereka dalam surga."
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya

10 Masalah Kesehatan yang Risikonya Bisa Dikurangi dengan Rutin Berolahraga