Mengharukan! Pesan Terakhir Cheick Tiote, Pesepak Bola Muslim

Reporter : Ratih Wulan
Kamis, 8 Juni 2017 16:02
Mengharukan! Pesan Terakhir Cheick Tiote, Pesepak Bola Muslim
Peman sepak bola Muslim ini membuktikan bahwa puasa bukan halangan untuk terus mencetak gol. Kini, kepergiannya membawa luka yang mendalam.

Dream - Dalam sepak bola, popularitas Cheick Tiote memang tak sehebat Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi. Tapi, penggemar sepak bola dunia pasti tahu profil pesepak bola yang memperkuat Newscastle United ini.

Kepergiannya pada 5 Juni 2017 meninggalkan luka bagi dunia olahraga, apalagi setelah kiprahnya selama tujuh tahun bersama klub liga Inggris, sebelum bermigrasi ke China.

Dilansir oleh Siakapkeli, dia beraksi di Piala Afrika untuk negaranya dan diistirahatkan saat babak final akibat cedera.

Namun yang paling membekas adalah pesan terakhir kepada salah seorang sahabatnya. Seolah-olah dia menyadari firasat akan segera berpulang ke rahmatullah.

Dalam sebuah tangkapan layar percakapan di sebuah aplikasi pesan instan yang diunggah oleh Association of Muslim Footballer di halaman Facebook mereka, Tiote memberi pesan yang sangat menyentuh.

Tiote memuji temannya sebagai orang besar dan berterima kasih saat dipuji kembali. Ia mengatakan bahwa duniawi akan berakhir namun tidak dengan surga Allah.

Selama hidupnya, ia dikenal sebagai seorang pemain sepak bola Muslim yang patuh pada ajaran Islam. Bahkan dia juga tetap menjaga puasanya selama Ramadan.

Kepergian Tiote mendapat perhatian dari pihak Masjid Newcastle, pasalnya ia juga dikenal sebagai orang yang aktif mengambil bagian dalam setiap acara-acara keagamaan yang diselenggarakan pihak masjid.

Melalui akun resmi, Masjid Newcastle mengungkapakan bahwa di balik nama besarnya, Tiote merupakan pria yang cukup rendah hati dan lembut. Kepergiannya pada bulan Ramadan, membuat mereka memohon dan berdoa pada Allah.

Semoga menerima puasa dan kebaiknnya. Ampuni kelemahananya dan berikanlah jannah serta kesabaran pada keluarganya.

Berbicara mengenai keluarga yang ditinggalkan, sama seperti kepedihan yang dialami oleh Melvi. Gadis berhijab ini masih trauma setelah kepergian orang yang sangat disayanginya. Simak cerita harunya dalam video di bawah ini.

[crosslink_1]

Beri Komentar