ISIS Larang Warga Pakai Kaos Klub Eropa, Alasannya....

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 24 September 2016 13:00
ISIS Larang Warga Pakai Kaos Klub Eropa, Alasannya....
Yang mengejutkan, ada ketentuan qishas dalam aturan pertandingan sepakbola ISIS.

Dream - Kelompok ekstrimis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) membuat peraturan yang aneh. ISIS melarang warganya di Provinsi Al-Furat, Irak, memakai kaos klub sepakbola Eropa dan kaos buatan Adidas dan Nike.

Untuk menjamin pelaksanaan aturan, ISIS bahkan menurunkan polisi agamanya. ISIS juga menempel secara khusus kaos klub sepakbola apa saja yang dilarang untuk digunakan.

Kaos klub-klub sepakbola terkemuka asal Eropa antara lain, Barcelona, Real Madrid, AC Milan, Manchester United, Manchester City, dan Chelsea.

Ta hanya klub sepakbola, ISIS juga melarang warga Irak memakai kaos tim nasional Inggris, Perancis, dan Jerman.

Menurut laman Mirror, bagi warga yang melanggar peraturan ISIS menyiapkan hukuman 80 cambuk.

 

1 dari 5 halaman

Bukan yang Pertama

Peraturan aneh dalam bidang olahraga ini bukan kali pertama diterapkan ISIS. Awal bulan ini, ISIS melarang semua pertandingan sepakbola yang mengikuti peraturan dari induk organisasi sepakbola dunia, FIFA.

Pelarangan itu lantaran peraturan yang dibuat FIFA bertentangan dengan hukum agama Islam sehingga dinyatakan haram.

 

2 dari 5 halaman

Ada Qishas Sepakbola

Meski begitu, ISIS tetap memiliki aturan sepakbola sendiri. Mereka memasukkan aturan qishas dalam pertandingan sepakbola.

Dalam peraturan qishas di sepakbola ala ISIS, pemain yang cedera berhak mendapat kompensasi atau berhak membalas perbuatan lawannya. Bagi yang menolak aturan tersebut akan dihukum 80 kali cambukan.

3 dari 5 halaman

Astaga! Ternyata Begini Isi Rumah Pemimpin Tertinggi ISIS

Dream - Sebuah rumah mewah luas di tengah gurun yang diduga milik pemimpin Negara Islam di Suriah dan Irak (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi telah ditemukan dalam keadaan kosong.

Seorang anggota pasukan Kurdi bernama Serdar Mahmud mengunggah foto rumah mewah yang terletak di Manbij, Suriah. Mahmud mengatakan rumah mewah itu memiliki kolam renang dan bahkan kebun binatang pribadi yang berisi kuda dan unta.

Mahmud adalah anggota pasukan People's Protection Unit atau YPG, sebuah kelompok pejuang Kurdi yang dibentuk untuk melawan ISIS di Suriah Utara dan Irak.

 © Daily Mail

Foto itu menunjukkan rumah mewah yang dikelilingi oleh pagar tembok itu memiliki sebuah kolam renang yang telah dikeringkan. Sementara itu terlihat kuda dan unta yang berkeliaran di bagian belakangnya.

Mahmud, yang berfoto selfie di teras lantai atas rumah mewah itu menulis keterangan di bawah gambar, 'perhatikan unta dan beberapa kuda, Al Baghdadi memiliki kebun binatang'.

Dia mengklaim Baghdadi saat ini berada di kota Mosul, Irak. Meskipun laporan sebelumnya...

4 dari 5 halaman

Masih Misteri

Pentolan ISIS itu mungkin telah tewas. Selama ini Baghdadi diklaim masih hidup dan berpindah-pindah tempat untuk menghindari serangan dan kejaran tentara koalisi pimpinan Amerika Serikat dan pasukan YPG.

Mahmud secara rutin mengunggah foto dari medan pertempuran, termasuk senjata yang disita dari kelompok teroris itu dan terowongan yang digunakan untuk bersembunyi dan melarikan diri dari kejaran YPG dan serangan udara tentara koalisi.

Rumah Baghdadi ini dikuasai pejuang YPG sejak dia melarikan diri setelah terluka selama serangan udara di Raqqa, Suriah.

Pekan lalu, muncul laporan bahwa pemimpin teroris berusia 44 tahun itu mungkin telah tewas dalam serangan udara yang dipimpin AS.

Namun seperti laporan sebelumnya yang mengatakan Baghdadi telah terbunuh atau terluka, laporan pekan lalu itu ternyata tidak benar. Baghdadi menyatakan dirinya sebagai khalifah dari seluruh umat Muslim dua tahun lalu dengan membentuk Negara Islam.

Menurut laporan pekan lalu yang diunggah oleh situs Abna24, Baghdadi telah terbunuh pada hari Minggu pagi oleh serangan udara di Suriah. Namun tidak ada konfirmasi kematian Baghdadi dari AS atau anggota koalisi lainnya.

Seorang juru bicara Pentagon kepada MailOnline mengatakan mereka tidak mengetahui adanya 'target bernilai tinggi ' yang terbunuh.

5 dari 5 halaman

Aura Mistis

Baghdadi lahir sebagai Ibrahim Awwad Ibrahim al-Badri pada tahun 1971 di Samarra, Irak, dari sebuah keluarga Sunni kelas bawah-menengah. Sukunya mengaku mereka sebagai keturunan Nabi Muhammad.

Saat masih muda, Baghdadi adalah seorang pengamat hukum agama dan bisa membaca Alquran dari depan ke belakang.

Dia kemudian bangkit untuk memimpin kelompok teror yang paling terkenal dan ditakuti di dunia, dengan melancarkan serangan di seluruh Irak dan Suriah.

Tetapi dia masih terus menghindari sorotan publik sehingga menambah aura misteri pada dirinya. Sebagai pemimpin teroris, kepala Baghdadi dihargai US$10 juta atau sekitar Rp 132 miliar oleh AS dan koalisinya.

(Sumber: Daily Mail)

Beri Komentar