Kandungan Surat Al Haqqah, Dahsyatnya Peristiwa Hari Kiamat

Reporter : Ulyaeni Maulida
Kamis, 11 Februari 2021 08:05
Kandungan Surat Al Haqqah, Dahsyatnya Peristiwa Hari Kiamat
Surat Al Haqqah artinya hari kiamat.

Dream – Surat Al Haqqah merupakan surah ke 69 dalam Al Quran. Surat Al Haqqah terdiri dari 52 ayat dan tergolong dalam surat Makiyyah.

Surat Al Haqqah berisi ayat-ayat yang agung karena di dalamnya pelajaran-pelajaran yang sangat berharga. Dinamakan Al Haaqqah yang berarti hari kiamat diambil dari perkataan Al-Haaqqah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

1 dari 4 halaman

Tafsir Surat Al Haqqah

Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)

 

Ayat 1-8

Surat Al Haqqah ayat 1-8 menjelaskan peristiwa kiamat sangatlah dahsyat. Kaum Tsamud dan ‘Ad dimusnahkan Allah karena tidak beriman pada hari kiamat.  Kaum Tsamud dimusnahkan Allah dengan petir yang sangat dahsyat. Sedangkan kaum ‘Ad dibinasakan Allah dengan angin dingin yang sangat kencang selama tujuh malam dan delapan hari secara berturut-turut sehingga mereka mati bergelimpangan. Sebab itu, berimanlah kepada kiamat, karena kiamat itu pasti terjadi.

Ayat 9-18

Surat Al Haqqah ayat 9-18 meneruskan ayat sebelumnya terkait kiamat dan pemusnahan kaum-kaum yang tidak beriman kepada kiamat, seperti Fir’aun dan penduduk negeri-negeri yang dijungkirbalikkan Allah. Begitu pula peristiwa banjir besar di zaman Nabi Nuh. Yang dapat menjadikan pelajaran adalah orang yang menggunakan akalnya dengan baik. Bila kiamat tiba, Allah hancurkan alam ini dan tidak ada lagi yang dapat disembunyikan.

2 dari 4 halaman

Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)

Ayat 19-34

Surat Al Haqqah ayat 19-34 menjelaskan di Mahsyar nanti manusia terbagi dua saja. Pertama, orang yang diberikan kitab catatan amalnya dari sebelah kanan. Ia dengan penuh gembira menerimanya karena ia yakin pada hari perhitungan. Ia merasakan kehidupan yang sangat memuaskan di dalam surga yang tinggi. Kedua, orang yang diberikan kitab catatannya dari sebelah kiri. Ia ketakutan dan menyesali harta dan kedudukannya yang telah menjerumuskannya ke neraka. Ia dimasukkan ke neraka Jahim sambil diikat dengan rantai 70 hasta, karena tidak beriman pada Allah yang Mahagung dan tidak mau terlibat memikirkan nasib kaum miskin.

Ayat 35-37

Surat Al Haqqah ayat 35-37 meneruskan ayat sebelumnya terkait berbagai siksaan neraka seperti, tidak ada teman dekat dan makanan adalah nanah dan darah yang panas.

Ayat 38-52

Surat Al Haqqah ayat 38-52 menjelaskan apa yang disampaikan Rasul SAW. Al Quran bukan syair dan tidak pula mantra-mantra.  Diturunkan dari Tuhan Pencipta alam semesta. Sekiranya Rasul SAW. mengada-adakannya, pasti Allah memberikan tindakan dengan keras. Al Quran itu pelajaran bagi orang bertakwa dan kerugian bagi orang kafir. Al Quran itu pasti kebenarannya. maka sucikanlah nama Allah yang Agung.

3 dari 4 halaman

Kandungan Surat Al Haqqah

Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)

Peringatan Hari kiamat

Dalam awal surat Al Haqqah, “ Wahai sekalian manusia, bertakwalah kalian kepada Allah, sesungguhnya kegoncangan hari kiamat adalah hal yang sangat dasyat. Di hari tatkala kalian melihatnya. Maka setiap wanita yang hamil menggugurkan kandungannya. Dan setiap wanita yang menyusui bayinya ia lalai darinya. Dan aku melihat manusia seakan-akan mabuk padahal dia tidak mabuk tapi siksaan Allah yang sangat pedih”

Peringatan bahwa ada masa-masa setelah masa-masa ini. Dan semua akan kembali kepada Allah

“ Tidaklah seluruh yang ada di langit dan di bumi kecuali akan datang kepada Allah sebagai seorang hamba. Sungguh kami telah menghitung mereka dengan sangat detail dan kami telah mempersiapkan secara detail dan kami mempersiapkan dengan sebenar-benar persiapan, dan setiap orang akan kembali kepada Allah dalam keadaan sendiri”

Dari Abu Hurairah,

“ Perbanyaklah dari pengingat penghancur penegakkan yaitu kematian. Yang setiap manusia pasti akan mengalaminya. Pasti akan dijemput kematian. Dimanapun kalian berada. Walaupun kalian berada di dalam dinding yang sangat kokoh” (HR. Tirmidzi dan Nasai)

4 dari 4 halaman

Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)

Pelajaran Dari Umat Terdahulu

Diawal surat Al Haqqah disebutkan bahwa kehancuran kaum Tsamud, kaum Aad, Firaun dan kaum setelahnya. Bagaimana mereka dibinasakan karena pelanggaran dan menyelisihi para Rasul.

Dan siapa saja yang menyimpang dari Rasul pasti berakhir dengan kebinasaan. Sehingga seharusnya kita mengambil pelajaran kenapa umat terdahulu dibinasakan oleh Allah. Sehingga kita tidak terjatuh dua kali

“ Orang yang beruntung adalah orang yang mampu mengambil nasihat terhadap apa yang terjadi pada selainnya”

Hari Kiamat Ada 2 Golongan Manusia

Dalam surat Al Haqqah dijelaskan pula golongan manusia yang ada pada hari kiamat kelak.

“ Satu kelompok di dalam surga dan satu kelompok dalam neraka. Diantara mereka ada yang merugi dan diantara mereka ada yang beruntung”

Hendaknya menjadi renungan apa hakikat mereka hidup di dunia ini? Yang setiap orang akan mempertangung-jawabkan setiap perbuatannya. Dengan amalnya apakah masuk surga atau masuk nearaka

“ Siapa yang beramal shaleh untuk dirinya sendiri. Dan siapa yang beramal jelek maka dia sendiri yang akan menanggungnya”

Dalam hadist qudsi Allah berfirman, “ Wahai sekalian hamba-Ku, seseungguhnya itu adalah amalan-amalan kalian sendiri. Saya catat dengan sangat detail kemudian akan saya sempurnakan pembalasannya kepada kalian maka siapa yang mendapatkan kebaikan hedaknya memuji Allah. Dan siapa yang mendapat kejelakan hendaknya mencela dirinya sendiri”

Perintah Untuk Bertasbih kepada Allah

Di akhir surat Al Haqqah terdapat perintah untuk bersyukur kepada Allah. Sehingga dalam menjalankan roda kehidupan akan selalu disertai dengan ketakwaan kepada Allah.

 

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar