Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini
Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Program medical tourism atau wisata kesehatan kini jadi daya tarik negara-negara yang memiliki fasilitas kesehatan mumpuni. Para turis dibujuk untuk datang bukan hanya untuk berwisata tapi juga menjalani pemeriksaan medis dengan suasana menyenangkan.
Salah satu negara yang gencar menggelar medical tourism adalah Malaysia. Daerah di Malayasia yang cukup terkenal dengan fasilitas kesehatannya adalah Penang. Banyak orang Indonesia yang berobat ke sana, melakukan medical check-up, hingga menjalani program IVF (in-vitro fertilization) atau bayi tabung.
Rupanya di Malaysia, teknologi kesehatan untuk program bayi tabung sudah sangat lengkap. Hal ini diungkapkan oleh Yazmin Nik Azman, Chief Commercial Officer Malaysia Healthcare Travel Council di Akmani Hotel, Jakarta Pusat, Rabu 15 Januari 2020.
" Kami ingin memberikan kemudahan kepada pasangan suami istri yang mendambakan kehadiran buah hati untuk mengakses perawatan kesuburan melalui teknologi reproduksi berbantu (Assisted Reproductive Technology) di Malaysia," ujar Yazmin di Jakarta, Rabu 15 Januari 2020.
Menurut Yazmin, harga program bayi tabung di Malaysia relatif terjangkau. Selain itu, Malaysia memiliki 20 pusat perawatan kesuburan dan 5 di antaranya memiliki sertifikasi Reproductive Technology Accreditation Committee (RTAC).

Malaysia juga menjadi negara tujuan IVF pasangan dari Tiongkok, Vietnam dan Myanmar untuk menjalani program bayi tabung. Tahun ini, Malaysia sedang menggencarkan program 'Harapan Dua Garis' dari kampanye Malaysia Year of Healthcare Travel 2020 (MyHT2020).
Program ini bertujuan membantu 12 pasangan suami istri asal Indonesia yang telah merencanakan kehamilan namun memiliki kendala infertilitas. Nantinya bakal diberikan fasilitas program bayi tabung secara gratis dengan persyaratan tertentu.
Program ini berjalan mendapat dukungan dari pusat perawatan kesuburan terkemuka, yaitu Mahkota Medical Centre di Malaka, Genesis IVF dan Island Hospital di Penang, Sunfert International Fertility Centre, TMC Fertility Centre, serta Alpha IVF di Kuala Lumpur.
Jika Sahabat Dream ingin mengikuti program tersebut secara cuma-cuma, bisa melakukan pendaftaran melalui Medicaltourismmalaysia.id
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
