Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Para selebgram yang memiliki kulit halus, mulus dan selalu tampil kinclong di media sosial, membuat banyak orang terpana. Tak heran kalau banyak kaum hawa yang juga ingin memiliki tampilan wajah paripurna.
Klinik kecantikan pun bermunculan, dengan berbagai paket perawatan wajah. Banyak yang mengklaim bisa membuat kulit wajah jadi lebih mulus dan cantik. Salah satu perawatan yang sedang naik daun adalah stem cell atau sel punca.
Harga perawatan ini cukup mahal, mulai dari puluhan hingga ratusan juta per paket. Lalu apa itu perawatan stem cell?
Menurut pakar anti aging, Prof. Dr. Deby Vinski, MScAA, PhD, stem cell adalah perawatan yang berasal dari lemak pasien sendiri. Sel tersebut diolah dan kemudian disuntikan ke bagian wajah.
" Bisa juga diambil dari darah pasien dan membuat wajah pasien bersinar awet muda. Dan sebagian dimasukkan ke pembuluh darah bertujuan mencegah menopause dini pada perempuan. Sehingga awet muda terus," ujarnya, seperti dikutip dari Fimela.
Ia menjelaskan, Stem Cell merupakan sel punca yang akan datang kepada sel-sel di tubuh dan memperbaiki regenerasi selnya. Stem cell diklaim bisa memberikan kekuatan kepada sel.
" Khasiatnya bervariasi, ada yang beberapa bulan. Diperbaiki hormonnya. Ada yang disuntikan, dan ada yang diinfuskan. Beda-beda frekuensinya. Ada yang harus 3x ada yang 10x," ungkap Deby.
Sebelum memutuskan untuk melakukan perawatan ini, penting untuk melakukan riset. Pasalnya, untuk bisa melakukan prosedur stem cell, sebuah klinik harus memiliki izin khusus.
Apalagi beberapa waktu lalu, sebuah klinik kecantikan di Kemang, Jakarta Selatan digerebek Polisi. Pemiliknya yang seorang dokter ditangkap karena dianggap melakukan prosedur medis ilegal.
Cari klinik yang memang sudah mengantongi izin untuk melakukan prosedur stem cell. Dikutip dari Alomedika, di Indonesia, pengembangan dan pelaksanaan terapi sel punca diatur ketat oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sesuai dengan Permenkes No. 32 Tahun 2014 mengenai 'Penetapan Rumah Sakit Pusat Pengembangan Pelayanan Medis Penelitian serta Pendidikan Bank Jaringan dan Sel Punca' hanya ada 11 rumah sakit di Indonesia yang memiliki izin resmi sebagai sarana pelayanan pengobatan sel punca.
Dua dari sebelas rumah sakit tersebut ditunjuk sebagai Pembina, yakni Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo dan Rumah Sakit Dr. Soetomo. Dari beberapa terapi sel punca yang dilaksanakan di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo, belum ada terapi sel punca untuk kebutuhan kosmetik atau anti-aging.
Di Indonesia sendiri, penggunaan sel punca ASC juga belum dinyatakan aman dan belum diatur penggunaannya dalam Permenkes. Kebanyakan klinik kecantikan yang menawarkan perawatan " stem cell facelift" sesungguhnya melakukan perawatan volumetric lipofilling yang sudah lazim dilakukan di dunia bedah kosmetik. Selengkapnya baca di sini.
Dream - Kulit cerah masih menjadi idaman wanita Asia. Hal ini bukan tanpa alasan. Kulit orang Asia memiliki kadar melanin lebih tinggi sehingga memicu hiperpigmentasi atau kulit menghitam.
Hiperpigmentasi tidak hanya menyebabkan kulit terlihat kusam, namun juga memcu flek hitam yang sangat sulit dihilangkan. Noda ini muncul karena terlalu banyak menerima paparan sinar matahari, polusi dan dipicu oleh hormon tidak seimbang.

Banyak cara untuk memperbaiki warna kulit. Salah satu yang paling umum adalah perawatan vitamin C. Seiring berkembangnya zaman, muncul tren baru untuk mencerahkan wajah.
" Ada beberapa zat pencerah kulit yang sedang menjadi primadona di dunia kecantikan saat ini. Zat-zat tersebut merupakan perpaduan dari bahan alami dan teknologi ilmiah," ujar Dena O'Loughlin, Vice President of Global Marketing & Product Development JAFRA Cosmetics International, di Jakarta, Jumat 10 Januari 2019.
Bahan-bahan tersebut mulai banyak dipakai oleh produk kecantikan karena efeknya yang menjanjikan. Terutama pada kulit wanita Asia yang tinggal di iklim tropis dengan intensitas sinar matahari tinggi.
" Niacinamide salah satu yang telah dikenal dengan manfaatnya untuk melindungi efek buruk paparan sinar matahari dan polusi," kata Dena.
Selain melindungi kulit, bahan aktif yang banyak ditemukan di produk kecantikan Korea ini juga dapat melembabkan secara aktif dan menyamarkan pori-pori.

Kemudian ada Digucosyl Gallic Acid yang kaya antioksidan dan membantu meratakan warna kulit. Contohnya pada kasus bekas jerawat yang berubah menjadi noda hitam.
" Untuk yang alami ada red seaweed yang diformulasikan dengan Grape AHA dari anggur putih dan yeast extract. Kandungan vitamin, mineral dan antioksidan di dalamnya tidak hanya mencerahkan namun juga menghaluskan tekstur kulit," jelasnya.

Khasiat bahan-bahan tersebut dapat dilipatgandakan dengan bantuan royal jelly yang merupakan sumber makanan utama ratu lebah. Royal tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan dan vitalitas, tapi juga membantu kulit agar terlihat lebih muda.
Seri terbaru Jafra Luna White Series diformulasikan dengan teknologi Royal Jelly RJx, yang membantu mengantarkan bahan aktif skincare hingga ke lapisan kulit terdalam.
" Rangkaian ini bekerja secara sinergis dan intensif di setiap produknya dalam waktu singkat. Sudah diuji secara klinis dan bahkan terbukti aman digunakan untuk ibu hamil," kata Dena.

Jafra Luna White Series dibanderol mulai Rp300 ribu - Rp1 juta dan terdiri atas Gel Cleanser, Whitening Serum, Hydrogel Moisturizer, Whitening Serum dan Whitening Clay Mask.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya