Menutup Mata Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Benarkah?

Reporter : Cynthia Amanda Male
Jumat, 10 Januari 2020 13:42
Menutup Mata Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Benarkah?
Usia otak berkaitan dengan kemampuan kita untuk mengingat sesuatu.

Dream - Tak hanya kulit, otak pun juga bisa menua. Usia otak berkaitan dengan kemampuan kita untuk mengingat sesuatu. Dan hal ini tidak dapat dihindari.

Jadi ketika Sahabat Dream mulai pikun, cobalah trik yang dilansir dari stress/this-one-easy-trick-can-boost-your-memory-by-23-per-cent/articleshow/73140862.cms" target=" _blank" >Times of India berikut ini:

Penelitian

Peneliti asal Inggris meminta responden menonton film pendek dan mengajukan pertanyaan tentang yang mereka tonton. Setengah dari mereka diminta menjawab dengan mata tertutup.

shutterstock© shutterstock.com

1 dari 6 halaman

Hasil Penelitian

Orang dengan mata tertutup menjawab lebih tepat 23 persen daripada yang tidak.

Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Legal and Criminology Psychology ini, menyatakan meminimalisir kondisi lingkungan akan membuat seseorang lebih fokus untuk mengingat sesuatu.

Dengan menutup mata, proses kognitif otak akan berkurang dan mencegah distraksi, sehingga kamu lebih fokus.

 

2 dari 6 halaman

Mempertajam ingatan

Menutup mata juga membantumu memperjelas ingatan yang ingin dibawa kembali.

Tapi jika kamu sedang memikirkan banyak hal di saat yang sama, mungkin hal ini tetap tidak akan berhasil.

Merasa khawatir dan stres akan menghilangkan konsentrasi dan membuatmu semakin sulit untuk mengingat, meskipun matamu tertutup.

shutterstock© shutterstock.com

3 dari 6 halaman

Cara Mudah & Menyenangkan Meningkatkan Daya Ingat

Dream - Daya ingat yang kuat sangat dipengaruhi oleh kesehatan tubuh dan kesehatan otak. Ketika tubuh sedang tidak sehat, terkadang akan membuat daya ingat juga melemah, karena energi dihabiskan untuk memulihkan tubuh.

Banyak yang menjadikan usia sebagai alasan ketika lupa akan sesuatu. Usia memang menjadi faktor utama menurunnya daya ingat seseorang. Penurunan daya ingat ini diakibatkan karena stimulasi otak telah berubah.

Selain soal usia, penurunan daya ingat juga bisa terjadi pada siapa saja, terutama dalam kondisi tertentu. Seperti kondisi seseorang saat sakit, saat depresi/">depresi, atau saat sedih. Ada banyak cara meningkatkan daya ingat yang dapat dilakukan.

Seperti yang dilansir dari Help Guide, kita dapat meningkatkan kemampuan kognitif sebagai salah satu cara untuk meningkatkan daya ingat. Berikut beberapa cara meningkatkan daya ingat dengan mengasah kemampuan kognitif.

 

 

4 dari 6 halaman

Meningkatkan Daya Ingat dengan Latihan Otak

Semakin bertambahnya usia, maka semakin bertambah pula jutaan saraf yang ada dalam otak untuk memproses dan mengingat sesuatu. Seiring dengan banyaknya informasi baru yang kita peroleh, maka semakin banyak ruang untuk menyimpannya.

Ingatan hampir sama dengan kekuatan otot, yang akan semakin kuat apabila terus digunakan dan akan kendor apabila jarang digunakan. Semakin sering otak dilatih, maka kemampuan mengingat akan lebih kuat.

Bermain Gitar© Pixabay


Ada beberapa cara meningkatkan daya ingat otak dengan melakukan latihan otak, seperti:
-    Mempelajari hal baru, adalah cara meningkatkan daya ingat yang paling mudah. Selain itu, dengan mempelajari hal baru, kita juga dapat menambah kemampuan dan pengetahuan kita.
-    Menantang otak dengan aktivitas yang baru, seperti belajar bermain alat musik yang belum dikuasi, bermain catur, atau memecahkan teka-teki silang, dipercaya mampu meningkatkan kemampuan kognitif dan daya ingat seseorang.
-    Meningkatkan kemampuan diri pada hal-hal yang sudah dilakukan juga dapat menjadi cara meningkatkan daya ingat.
-    Melakukan hal-hal yang menantang dan memuaskan, seperti melukis, merajut, atau kegiatan lain yang bisa membuat diri menjadi puas ketika selesai mengerjakannya.

5 dari 6 halaman

Meningkatkan Daya Ingat dengan Latihan Fisik

Tidak hanya dengan latihan otak saja, cara meningkatkan daya ingat juga harus diiringi dengan latihan fisik yang teratur. Latihan fisik bisa meningkatkan aliran oksigen ke otak dan dapat mengurangi risiko penurunan daya ingat.

Latihan Fisik© Pixabay
Selain itu, latihan fisik yang teratur juga membantu zat kimia alami dalam otak untuk berkembang dan menurunkan hormon penyebab stres. Berikut beberapa tips latihan fisik untuk meningkatkan daya ingat:
-    Aerobik, menjadi salah satu jenis latihan yang dapat memperlancar aliran darah dan sangat bagus untuk kesehatan jantung dan otak.
-    Pemanasan di pagi hari, seperti melakukan perenggangan otot, juga dapat menjadi cara meningkatkan daya ingat dengan latihan fisik ringan.
-    Aktivitas fisik yang melibatkan kinerja tangan dan mata, juga dipercaya mampu meningkatkan daya ingat.
-    Latihan ringan di saat-saat tertentu, seperti berjalan-jalan di taman atau bersepeda santai juga sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat.

6 dari 6 halaman

Meningkatkan Daya Ingat dengan Istirahat yang Cukup

Kualitas tidur dan istirahat menjadi salah satu faktor penurunan daya ingat pada manusia. Orang dewasa normalnya membutuhkan 7,5 hingga 9 jam untuk beristirahat, untuk menghidari masalah tidur. Namun, ada beberapa kasus, di mana orang dewasa yang berhemat untuk tidur memiliki pemikiran yang lebih kreatif, dan kritis.

Tidur Nyenyak© Shutterstock
Walau begitu, tidur menjadi salah satu kegiatan rutin yang harus dilakukan oleh manusia. Bukan saja soal durasi, tapi juga kualitas tidur sangat mempengaruhi daya ingat, dan kualitas tidur setiap orang memiliki durasi yang berbeda-beda.

Cara meningkatkan daya ingat dengan istirahat yang cukup dan berkualitas menjadi cara yang paling mudah dan menyehatkan untuk dilakukan. Berikut beberapa tips untuk memperoleh kualitas tidur yang baik:
-    Membuat jadwal tidur reguler, yang biasanya akan menjadi kebiasaan apabila dilakukan secara rutin.
-    Menghindari paparan gadget, beberapa jam sebelum tidur, karena dapat menekan hormon maltonin.
-    Mengurangi kafein di malam hari, karena dapat membuat mata susah terpejam dan kesulitan untuk segera tidur.

Beri Komentar