Kandungan Surat Al Mulk Dan Keutamaan Bila Membacanya

Reporter : Ulyaeni Maulida
Kamis, 4 Februari 2021 08:05
Kandungan Surat Al Mulk Dan Keutamaan Bila Membacanya
Surat Al-Mulk atau dikenal juga dengan surat Tabarok.

Dream - Surat Al-Mulk atau dikenal juga dengan surat Tabarok yang terdiri dari 30 ayat. Surat ini surat Makkiyah karena diturunkan di Kota Mekkah.

Surat Al Mulk memiliki arti kerajaan yang diambil dari kata dari ayat pertama. Sedangkan surat Tabarok bermakna Maha Suci.

Rasulullah SAW bersabda, “ Sesungguhnya di dalam Al Quran terdapat suatu surat berisikan tiga puluh ayat dapat memberi syafaat bagi pembacanya hingga ia mendapat ampunan, yaitu Tabarakal lazi biyadihil mulku (Surat Al Mulk).” (HR. Abu Dawud)

Surat Al Mulk dianjurkan untuk dibaca setiap hari khususnya sebelum tidur sebagaimana yang disebutkan dalam hadist berikut:

Telah menceritakan kepada kami Huraim bin Mis’ar At Tirmidzi telah menceritakan kepada kami Al Fadhl bin Iyadh dari Laits dari Abu Az Zubair dari Jabir bahwa, “ Tidaklah Nabi SAW tidur hingga beliau membaca Alif laam miim tanzil (surat As Sajdah) dan Tabarokalladzi bi yadihil mulk (Surat Al Mulk).” (HR. At Tirmidzi)

1 dari 3 halaman

Kandungan Surat Al Mulk atau Surat Tabarok

Ilustrasi Berdoa© Foto : Shutterstock

 

Ayat 1-5

Dalam ayat 1-5, dijelaskan mengenai kemuliaan dan juga kekuasaan Allah SWT yang telah menciptakan segala sesuatu yang ada di dunia ini. Selain itu, pada bagian ini juga disebutkan mengenai Allah yang telah menciptakan langit yang berhiaskan bintang, yang mana bintang tersebut dijadikan sebagai alat pengusir setan untuk pergi ke neraka.

Ayat 6-11

Surah Al Mulk ayat 6-11 berisi mengenai azab dari orang-orang kafir yang mendustakan Allah. Diceritakan pula mengenai seorang penjaga neraka yang bertanya pada si kafir, apakah semasa hidupnya tak ada seseorang yang menegurnya untuk senantiasa beriman kepada Allah. Kemudian, mereka mengakui dosa-dosanya yang tidak mempercayai keberadaan Allah.

Ayat 12-15

Pada ayat 12-15 dijelaskan mengenai orang-orang yang beriman kepada Allah secara ghaib. Maksud ghaib disini ialah orang-orang yang beriman tanpa pamrih (ditunjukkan kepada orang lain). Seseorang yang beriman tanpa sepengetahuan orang lain (dalam keadaan sunyi), niscaya mereka akan mendapatkan ampunan dan upah yang luar biasa berupa rezeki dan kebangkitan.

 

 

2 dari 3 halaman

Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Shutterstock.com)

Ayat 16-19

Pada ayat 16-19, berisi mengenai ancaman dan kemurkaan Allah terhadap orang-orang yang selalu membantah-Nya. Dalam ayat tersebut juga dijelaskan mengenai kekuasaan Allah yang sangup mendatangkan gempa bumi dan badai dasyat serta menahan sayap dari burung-burung yang berterbangan.

Ayat 20-22

Surat Al Mulk ayat 20-22 juga berisi mengenai kekuasaan Allah yang selalu menjaga dan memberikan rezeki kepada umat manusia melalui berbagai perantara.

Ayat 23-30

Ayat 23-30 juga membahas mengenai kekuasaan Allah yang lainnya seperti memberikan pengelihatan, pendengaran, akal, dan juga yang menjadikan umat manusia berkembang biak. Selain itu juga disebutkan mengenai Allah yang mendatangkan air ketika kita dalam keadaan yang kekeringan.

3 dari 3 halaman

Keutamaan Membaca Surat Al Mulk atau Surat Tabarok

Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)

 

Berikut beberapa keutamaan yang bisa diperoleh dengan membaca surat Al Mulk:

Diampuni dosanya

Dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda:

“ Ada surat dari Alqur’an yang terdiri dari 30 ayat, Surat tersebut dapat memberikan syafa’at bagi ‘temannya’ (yakni orang yang banyak membacanya) sehingga orang tersebut diampuni dosanya, yaitu: Surat Tabarokalladi bi yadihil mulk.” (HR. Abu Dawud)

Dihindarkan dari siksa kubur

Keutamaan kedua yang dapat diperoleh dari membaca surat Al Mulk adalah dijauhkan dari siksa kubur dan siksa neraka yang pedih. Dari Abdullah bin Mas’ud mengatakan:

“ Barangsiapa membaca surat Tabarokalladi bi yadihil mulk setiap malam, maka Alloh azza wajall menghindarkannya dari adzab kubur, dan dahulu kami (para sahabat) di saat Rasulullah SAW (masih hidup) menamainya “ al-Mani’ah” (penghindar/penghalang). Sungguh surat tersebut ada dalam Kitabullah, barangsiapa membacanya dalam suatu malam, maka ia telah banyak berbuat kebaikan” (HR. Nasa’i)

Menjauhkan dari maksiat

Dalam surat Al Mulk disebutkan bahwa orang yang taat pada Allah adalah orang yang tetap taap meskipun tidak ada yang melihat sebagaimana dalam firman Allah SWT berikut Ini

“ Mereka itu takut pada Allah di kesunyian ketika mereka tidak nampak di hadapan manusia lainnya. Mereka pun taat pada Allah dalam keadaan sembunyi-sembunyi. Tentu saja dalam keadaan terang-terangan, mereka pun lebih taat lagi pada Allah” (QS. Al Mulk : 12)

Masuk dalam golongan orang yang tawakkal

Allah SWT juga menunjukkan disyariatkannya tentang perintah berjalan di muka bumi untuk mencari rizki dengan berdagang, bertani, dsb. Ini menunjukkan bahwa tawakkal bukan berarti hanya berserah diri pada Allah melainkan juga bekerja dan berusaha.

Allah SWT selanjutnya berfirman, “ Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya.” (QS. Al Mulk: 15).

 

(Diambil dari berbagai sumber)

Beri Komentar