Kisah Perempuan yang Menggantikan Nazar Puasa Almarhum Ibunya

Reporter : Ratih Wulan
Senin, 5 Juni 2017 04:02
Kisah Perempuan yang Menggantikan Nazar Puasa Almarhum Ibunya
Wanita ini rela berkorban membayarkan nazar sang ibu yang telah meninggal dunia.

Dream - Ada seorang perempuan sedang terombang-ambing di tengah lautan lepas. Di tengah ketakutan yang mencekam, perempuan itu terus memanjatkan doa agar terselamatkan dari bahaya yang mengancam dirinya.

Di saat sedang bertarung mempertaruhkan nyawa, ia menyempatkan diri untuk bernazar jika selamat maka ia akan puasa sebulan penuh. Alhamdulillah, Allah masih memberinya kesempatan untuk hidup dan menyelamatkan hidupnya.

Namun sayangnya, belum sampai ia bayar lunas nazar itu Allah berkehendak lain. Ia meninggal dunia dalam keadaan berhutang puasa nazar yang seharusnya dibayar lunas.

Diriwayatkan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwa putri wanita itu menghadap Rasulullah SAW. Setelah mendengarkan ceritanya, Nabi Muhammad bersabda jika utang kepada Allah lebih layak untuk dilunasi. Rasulullah menyuruhnya untuk membayar utang puasa almarhum ibunya.

Sungguh mulia ahlak gadis itu, ia rela berkorban membayarkan hutang puasa ibunya telah tiada. Bahkan perintah untuk membayar puasa tersebut dikuatkan dengan pendapat lain yang dapat kamu baca di sini.

Di zaman yang serba modern ini, banyak anak yang tidak peduli kepada orang tuanya setelah dewasa. Padahal, setelah kita beranjak dewasa banyak orang tua rindu dengan kebersamaan bersama anak-anaknya.

Seperti Tantri salah satunya, yang harus hidup terpisah jauh dari ibunya setelah diterima bekerja di Jakarta. Sebagai anak kos di kota besar, Tantri kerap merindukan kehidupan ibunya yang jauh di Yogyakarta. Seperti apa kehidupan Tantri selanjutnya, simak yuk cerita menariknya di bawah ini.

 

Beri Komentar