Nabi yang Mampu Menahan Terbenamnya Matahari

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 2 Juni 2016 07:28
Nabi yang Mampu Menahan Terbenamnya Matahari
Ia mampu membuat matahari tertahan untuk tidak terbenam, namun hanya dengan kuasa Allah SWT melalui doanya.

Dream - Nabi merupakan utusan Allah yang tidak berkewajiban menyampaikan wahyu kepada umat. Tugas ini berbeda dengan 25 utusan Allah lainnya, yang harus menyampaikan firman Allah kepada para pengikutnya.

Rasulullah SAW dalam sebuah riwayat mengatakan bahwa Nabi yang diutus ke dunia berjumlah 124 ribu orang. Mereka mendapat kelebihan masing-masing dari Allah sebagai mukjizat. Salah satu Nabi berikut ini pernah melakukan di luar nalar.

Ia mampu menahan matahari ketika berada dalam kondisi perang. Akhirnya, kondisi terang menjadi lebih lama, matahari juga tertahan sehingga petang tidak kunjung menjelang. Siapakah Nabi tersebut dan bagaimana hingga mampu memenangkan perang? Berikut kisahnya.

Nabi tersebut bernama Yusya` bin Nun, salah seorang nabi yang berasal dari kalangan Bani Israil. Dalam hidupnya, Nabi Yusya` menyertai hidup Nabi Musa AS dan mengerjakan perkara-perkara besar.

Kisahnya berawal ketika Yusya sang Panglima Perang ingin merebut sebuah desa. Ia melatih prajuritnya dengan berbagai strategi.

Nabiyullah Yusya’ pada saat persiapannya menuju kota yang hendak ditaklukkan, dia berusaha agar pasukannya menjadi pasukan yang kuat dan tangguh.

Kisah ini diceritakan Nabi Muhammad SAW. Dari Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah bersabda; " Salah seorang Nabi berperang. Dia berkata kepada kaumnya, ‘Jangan mengikutiku orang yang menikahi wanita sementara dia hendak membangun rumah tangga dengannya dan dia belum membangunnya dengannya, dan tidak juga seorang yang membangun rumah tapi belum melengkapi atapnya. Tidak pula orang yang telah membekali kambing atau unta betina yang bunting sementara dia menunggu kelahirannya.’ Lalu nabi itu berperang. Dia mendekati sebuah desa pada waktu shalat ashar atau dekat waktu ashar. Maka dia berkata kepada matahari, ‘Sesungguhnya kamu diperintahkan dan akupun diperintahkan. Ya Allah, tahanlah matahari untuk kami.’ Matahari tertahan dan mereka meraih kemenangan" . (HR Bukhari dan Muslim)

Kisah selengkapnya klik di sini.

(Ism) 

 

Beri Komentar