Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Ilustrasi Membaca Al Quran. (Foto: Pexel.com)
Dream – Al Buruj merupakan surat di dalam Al Quran yang terdiri dari 22 ayat. Surat Al Buruj adalah surat urutan ke-85 dalam mushaf Al Quran.
BACA JUGA: Ketahui kitab suci umat islam beserta fungsi dan makna surahnya
Surat ini termasuk ke dalam golongan surat Makkiyah. Disebut Al Buruj karena diambil dari perkataan yang terdapat pada ayat pertama, artinya gugusan bintang.
Surat Al Buruj termasuk salah satu surat al Mufasshalat dan surat ke-14 dari 23 surat yang dimulai dengan pernyataan sumpah.
Surat Al Buruj diawali dengan sumpah demi langit yang memiliki gugusan bintang. Surat Al Buruj terdiri dari 22 ayat, 190 kata dan 468 huruf. Tidak ada perbedaan pendapat mengenai jumlah ayat di antara para mufassir dan qari’.

was samaa-i dzaatil buruuj, wal yaumil mau’uud, wa syaahidiw wamasyhuud, qutila ash-haabul ukhduud, annaari dzaatil waquud, idzhum ‘alaihaa qu’uud, wahum ‘alaa maa yaf’aluuna bilmu’miniina syuhuud, wamaa taqomuu minhum illaa ayyu’minuu billaahil ‘aziizil hamiid, alladzii lahuu mulkus samaawaati wal ardhi walloohu ‘alaa kulli syai-ing syahiid, innalladziina fatanul mu’miniina wal mu’minaati tsumma lam yatuubuu falahum ‘adzaabu jahannama walahum ‘adzaabul hariiq, innalladziina aamanuu wa’amilush shoolihaati lahum jannaatung tajrii ming tahtihal anhaaru dzaalikal fauzul kabiir, inna bathsyaa robbika lasyadiid, innahuu huwa yubdi-u wayu’iid, wahuwal ghofuurul waduud, dzul ‘arsyil majiid, fa”aalul limaa yuriid, hal ataaka hadiitsul junuud, fir’auna watsamuud, balil ladziina kafaruu fii takdziib, walloohu miwwaroo-ihim muhiid, bal huwa quraanum majiid, fii lauhim mahfuudz.

Kandungan isi surat Al Buruj adalah bukti kekuasaan dan keesaan Allah yang mana tak seorangpun mampu nenandinginya. Ancaman berupa azab yang pedih bagi orang-orang kafir yang berbuat dzalim terhadap orang mukmin.
Kabar gembira bagi orang-orang beriman yang mengerjakan kebajikan. Jaminan Allah terhadap keutuhan dan kemurnian Al Quran. Penyampaian pembelajaran akan azab yang ditimpa firaun dan tsamud karena mendustakan Allah dan Rasulnya. Lebih jelasnya berikut kandungan pokok surat Al Buruj:

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW dalam sholat Isya’nya acapkali membaca was-samaai zaatil buruuj (al-Buruj) dan was-samaai wath-thaariq (ath-Thariq). (HR. Ahmad)
Surat Al Buruj membahas dan menekankan masalah akidah dan penguatan keyakinan tentang hari akhir. Di samping itu tambahan yang ada dalam surat ini selain pembahasan tersebut adalah tentang kisah ashabul ukhdud (para penggali parit) yaitu sebuah cerita tentang pengorbanan dan tebusan jiwa dalam membertahankan akidah dan iman.
Dalam surat ini Allah kembali bersumpah dengan langit ciptaan-Nya yang memiliki gugusan-gugusan bintang, tempat bintang-bintang berpusat dan beredar, serta demi hari yang telah dijanjikan-Nya yaitu hari kiamat, sekaligus menyampaikan kedahsyatan kekuasaan Allah yang tiada batas.
Surat Al Buruj dapat dijadikan wasilah untuk membantu dalam melepaskan kesulitan hidup, untuk melepas kunci atau ikatan ketika kita sedang kehilangan kunci atau mungkin disergap oleh perampok.
Cara pengamalannya dengan membaca ayat-ayat tersebut sebanyak 21 kali. Apabila belum berhasil, diulangi sebanyak-banyaknya dengan menghadirkan hati yang tulus ikhlas dan benar-benar mengharap bantuan Allah.

Asbabun nuzul atau sebab turunnya Surat Al Buruj berkenaan dengan peristiwa Ash-haabul ukhdud atau para penggali parit.
Para pembuat parit berapi itu menyiksa kaum muslimin dengan keji. Mereka melemparkan kaum mukmin ke dalam parit berapi karena kaum mukmin mempertahankan akidah dan iman kepada Allah Swt. Sebab bagi ash-haabul ukhdud, kaum mukmin bersalah karena telah beriman kepada Allah Swt.
Kisah tentang pengorbanan dan tebusan jiwa dalam mempertahankan akidah dan iman tersebut tentu sangat menyayat hati. Selain itu, asbabun nuzul Surat Al Buruj tersebut juga bisa menjadi pengingat diri betapa pentingnya menjaga akidah dan meningkatkan keimanan.
(Diambil dari berbagai sumber)
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah