Surat As Syam: Arab, Latin, Arti, dan Kandungan Pokok

Reporter : Arini Saadah
Selasa, 12 Januari 2021 11:36
Surat As Syam: Arab, Latin, Arti, dan Kandungan Pokok
Surat As Syam termasuk surat Makkiyyah karena diturunkan sebelum Rasulullah Saw hijrah ke Madinah.

Dream – Surat As Syam merupakan surat di dalam Al Quran yang terdiri dari 15 ayat. Surat As Syam artinya matahari yang diambil dari kata di dalam ayat pertama.

Surat As Syam termasuk surat Makkiyyah karena diturunkan sebelum Rasulullah Saw hijrah ke Madinah. Imam Bukhari menyebut surat As Syam sebagai surah Was-syamsi wa dhuhaahaa.

Menurut ulama, surat As Syam mengingatkan bahwa kebahagiaan manusia adalah menyucikan dan mengembangkan dirinya dengan pengembangan yang baik serta menghiasinya dengan ketakwaan dan menghindarkannya dari segala kedurhakaan.

Sementara itu ketidakberhasilan dalam meraih sukses, dijelaskan oleh surat As Syam dengan memendam potensi positif. Ini dibuktikan oleh surat As Syam ini dengan pengalaman pahit generasi terdahulu.

Berikut bunyi surat As Syam arab, latin, arti dan kandungan pokok, seperti dilansir dari berbagai sumber.

1 dari 3 halaman

Bunyi Surat As Syam Ayat 1-7

Pelajaran yang bisa dipetik dari surat As Syam yaitu apabila Sahabat Dream melakukan kebajikan dan menghindari keburukan, maka akan mendapat balasan. Sehingga manusia harus memerhatikan kedua perbuatan itu. Sebab kalau tidak, akan terancam mengalami bencana sebagaimana yang dialami oleh umat terdahulu.

Supaya lebih jelas, mari kita simak bunyi surat As Syam ayat 1-7 berikut ini seperti dikutip dari quran.kemenag.go.id.

Ilustrasi© dream.co.id

wasy-syamsi wa ?uhaaha

Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari,

Ilustrasi© dream.co.id

wal-qamari idzaa talaahaa

demi bulan apabila mengiringinya,

Ilustrasi© dream.co.id

wan-nahaari idzaa jallaahaa

demi siang apabila menampakkannya,

Ilustrasi© dream.co.id

wal-laili idzaa yagsyaahaa

demi malam apabila menutupinya (gelap gulita),

Ilustrasi© dream.co.id

was-samaa’i wa maa banaahaa

demi langit serta pembinaannya (yang menakjubkan),

Ilustrasi© dream.co.id

wal-ardhi wa maa ?ahahaa

demi bumi serta penghamparannya,

Ilustrasi© dream.co.id

wa nafsiw wa maa sawwaahaa

demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya,

2 dari 3 halaman

Bunyi Surat As Syam Ayat 8-15

Ilustrasi© dream.co.id

Fa alhamahaa fujuurahaa wa taqwaahaa

maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,

Ilustrasi© dream.co.id

Qad aflahaa man zakkaahaa

sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu),

Ilustrasi© dream.co.id

Wa qad khaaba man dassaahaa

dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.

Ilustrasi© dream.co.id

Kazdzdabat tsamudu bitaqwaahaa

(Kaum) samud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas (zalim),

Ilustrasi© dream.co.id

Idzim ba’asaa asyqaahaa

ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka,

Ilustrasi© dream.co.id

Fa qaala lahum rasulullaahi naaqatallahi wa suqyahaa

lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka, “ (Biarkanlah) unta betina dari Allah ini dengan minumannya.”

Ilustrasi© dream.co.id

Fa kazzabuuhu fa’aqaruhaa fa damdama ‘alaihim rabbuhum bizambihim fa sawwaahaa

Namun mereka mendustakannya dan menyembelihnya, karena itu Tuhan membinasakan mereka karena dosanya, lalu diratakan-Nya (dengan tanah),

Ilustrasi© dream.co.id

Wa laa yakhaafu ‘uqbaahaa

dan Dia tidak takut terhadap akibatnya.

3 dari 3 halaman

Kandungan Pokok Surat As Syam

Ilustrasi© unsplash.com

Isi pokok kandungan surat As Syam adalah kaum Tsamud telah dihancurkan oleh Allah Swt karena kedurhakaannya. Tuhan membayangkan bahwa hal ini sangatlah mudah bagi-Nya. Sebagaimana mudahnya menciptakan benda-benda alam, siang, dan malam, dan menciptakan jiwa yang tersebut dalam sumpah-Nya.

Selain itu Allah memberitahukan kepada manusia jalan ketakwaan dan jalan kekafiran. Allah juga memberikan penjelasan bahwa manusia memiliki kebebasan untuk memilih antara kedua jalan itu.

Surat As Syam ini juga berisi dorongan kepada manusia untuk membersihkan jiwanya supaya mendapatkan keberuntungan di dunia dan di akhirat. Allah juga menyatakan bahwa azab Allah akan menimpakan azab kepada orang-orang yang mengotori jiwanya seperti halnya kaum Tsamud.

Surat As Syam memiliki hubungan dengan surat Al Lail. Surat As Syam menerangkan bahwa orang-orang yang menyucikan jiwanya akan memeroleh keberuntungan. Sementara orang yang mengotori jiwanya akan diazab oleh Allah.

Sedangkan surat Al Lail menjelaskan perbuatan menyucikan jiwa itu akan menghasilkan keuntungan dan perbuatan yang mengoroti jiwa akan menghasilkan kerugian.

Beri Komentar