Tafsir Surat Al Isra Ayat 32, Larangan Umat Mendekati Zina

Reporter : Arini Saadah
Selasa, 12 Januari 2021 12:29
Tafsir Surat Al Isra Ayat 32, Larangan Umat Mendekati Zina
Surat Al Isra ayat 32 ini menjadi salah satu dalil yang mewajibkan umat Islam untuk menutup auratnya.

Dream – Surat Al Isra ayat 32 berisi tentang larangan mendekati zina. Surat Al Isra ayat 32 ini menjadi salah satu dalil yang mewajibkan umat Islam untuk menutup auratnya. Karena aurat menjadi penunjang seseorang mendekati zina.

Zina merupakan perbuatan persenggamaan antara laki-laki dan perempuan yang belum terikat dengan hubungan pernikahan. Zina termasuk perbuatan terlarang dalam agama Islam. Landasan haramnya perbuatan zina adalah firman Allah Swt surat Al Isra ayat 32.

Zina dibagi menjadi dua jenis yakni zina muhshon dan zina ghoiru muhshon. Zina muhshon adalah zina yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan yang sudah menikah. Sedangkan zina ghoiru muhshon yaitu zina yang dilakukan oleh seorang laki-laki atau perempuan yang belum menikah.

Supaya lebih jelas, berikut tafsir surat Al Isra ayat 32 sebagai landasan larangan umat mendekati zina.

1 dari 4 halaman

Bunyi Surat Al Isra Ayat 32

Surat Al Isra ayat 32 merupakan landasan haramnya perbuatan zina. Berikut bunyi surat al Isra ayat 32 seperti dikutip dari umma.id.

Ilustrasi© dream.co.id

Walaa taqrabuz-zinaa innahuu kaana faahisyah, wa saa’a sabiilaa

Artinya:

“ Dan janganlah kamu mendekati zina, (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.”

2 dari 4 halaman

Tafsir Surat Al Isra Ayat 32

Menurut Syaikh Wahbah Az Zuhaili menyebutkan tafsir dari surat al Isra ayat 32 ini. Menurutnya larangan dari mendekati perzinaan itu lebih mengena dibandingkan sekedar larangan dari melakukannya. Karena larangan (mendekati zina) itu mencakup semua foreplay dan faktor penyulutnya.

Sesungguhnya barangsiapa yang mengitari sekitar daerah larangan, niscaya hampir-hampir dia terjerumus di dalamnya. Terutama dalam perkara ini, yang pada kebanyakan orang terdapat nafsu yang sangat kuat kea rah zina.

Allah Swt mengemukakan perzinaan dan potret buruknya, bahwasannya ia adalah suatu perbuatan yang keji, maksudnya dosa yang keji dalam sudut pandangan syariat akal, dan fitrah, lantaran memuat pelanggaran terhadap kehormatan pada hak Allah dan hak wanita tersebut, hak istri atau suaminya, merusak kesucian hubungan rumah tangga, mencampuradukkan nasab dan kerusakan-kerusakan lainnya.

“ Dan suatu jalan yang buruk” maksudnya seburuk-buruk jalan adalah jalan orang-orang yang lancing melakukan dosa ini.

3 dari 4 halaman

Tafsir Menurut Ulama Lain

Tafsir surat Al Isra ayat 32 menurut Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di menjelaskan makna ayat tersebut. “ Dan jangan dekati zina, sungguh itu adalah perbuatan keji dan seburuk-buruk jalan.” Di antara yang Allah tetapkan dan wasiatkan, adalah larangan untuk mendekati zina bagi orang-oang beriman.

Walau hanya sekedar mendekati belum melakukannya. Karena zina dalam hukum Allah merupakan sebuah perbuatan keji, kelakuan yang sangat buruk tidak dapat bisa diterima oleh tabiat, akal, dan syariat.

Dan jalan yang dapat mengantarkan kepada zina adalah seburuk-buruknya jalan yang dapat memberikan efek negative dan merusak di antaranya, yaiu merusak kehormatan kaum mukmin dan yang terakhir adalah neraka Jahannam.

Pelajaran yang bisa diambil dari surat Al Isra yata 32 ini adalah haram melakukan hal yang dapat mengantarkan kepada zina seperti memandang dengan syahwat, berbicara dengan perempuan asing, dan menyentuhnya.

4 dari 4 halaman

Kandungan Pokok Surat Al Isra Ayat 32

Berikut kandungan pokok surat Al Isra Ayat 32 seperti dilansi dari brainly.co.id:

1. Larangan Mendekati Zina

Perbuatan yang termasuk mendekati zina terdapat dalam hadis Nabi, yang artinya:

“ Dari Abu Hurairah dari Rasulullah Saw, beliau bersabda: sesungguhnya manusia itu telah ditentukan nasib perzinaannya yang tidak mustahil dan pasti akan dijalaninya. Zina kedua mata adalah melihat, zina kedua telinga adalah mendengar. Sementara zina lidah adalah berbicara, zina kedua tangan adalah menyentuh, zina kedua kaki adalah melangkah, zina hati adalah berkeinginan dan berangan-angan, sedangkan semua itu akan ditindaklanjuti atau ditolak oleh kemaluan.” (HR. Muslim)

2. Zina Termasuk Perbuatan Keji dan Mungkar.

3. Zina Merupakan Jalan yang Buruk.

4. Mendekati Saja Sudah Dilarang, Apalagi Melakukannya.

Beri Komentar