Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Sesuai Sunnah, Menambah Keyakinan Atas Kuasa Allah SWT

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 19 Januari 2022 15:34
Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Sesuai Sunnah, Menambah Keyakinan Atas Kuasa Allah SWT
Gerhana bulan adalah tanda kebesaran Allah SWT.

Dream – Sholat gerhana bulan dikerjakan ketika terjadi fenomena alam gerhana bulan. Umat Muslim dianjurkan melaksanakan sholat khusuf ketika terjadi fenomena alam tersebut.

Fenomena ini terjadi ketika posisi matahari, bumi, dan bulan, berada pada satu garis lurus. Durasi gerhana bulan berbeda-beda antara satu waktu dengan lainnya.

Fenomena gerhana bulan adalah bukti kekuasaan Allah SWT. Setelah melihat fenomena tersebut, sudah sepantasnya umat muslim akan semakin taat menjalankan ibadah hanya untuk Allah SWT.

Jika ingin mengerjakannya, Sahabat Dream juga harus mengetahui tata cara sholat gerhana bulan sesuai sunnah. Tata cara sholat gerhana bulan sesuai sunnah tak jauh berbeda dengan gerakan sholat pada umumnya.

Namun ada perbedaan pada gerakan ruku’ dan niatnya. Agar lebih jelasnya, simak penjelasan tentang tata cara sholat gerhana bulan sesuai sunnah berikut ini.

1 dari 5 halaman

Dalil tentang Sholat Gerhana

Ilustrasi© Shutterstock.com

Terdapat sejumlah dalil yang memperkuat anjuran sholat gerhana bulan sesuai sunnah. Mayoritas ulama berpendapat bahwa hukum sholat gerhana matahari dan gerhana bulan adalah sunnah muakkadah. Tapi menurut Imam Malik dan Imam Abu Hanifah, tata cara sholat gerhana bulan dilakukan sendiri-sendiri dua rakaat selayaknya sholat sunnah lainnya.

Pendapat tersebut didasarkan pada firman Allah Surat Fushilat ayat 37:

“ Sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Jangan kalian bersujud kepada matahari dan jangan pula pada bulan, tetapi bersujudlah kalian kepada Allah yang menciptakan semua itu, jika kamu hanya menyembah-Nya.”

Selain itu, juga didukung oleh hadis berikut ini:

“ Sungguh gerhana matahari dan bulan tidak terjadi sebab mati atau hidupnya seseorang, tetapi itu merupakan salah satu tanda kebesaran Allah. Karenanya jika kalian melihat gerhana matahari dan gerhana bulan, bangkitlah dan sholatlah kalian.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2 dari 5 halaman

Niat Sholat Gerhana Bulan

Sebelum memasuki lebih rinci soal tata cara sholat gerhana bulan sesuai sunnah, kamu juga perlu mengetahui bacaan niatnya.

Niat Sebagai Imam

Ushalli sunnatal khusuufi rak‘ataini imaman lillahi ta‘la.

Artinya: " Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT."

Niat Sebagai Makmum

Ushalli sunnatal khusuufi rok’ataini ma’muuman lillahi ta’aalaa.

Artinya: " Saya niat sholat gerhana bulan dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala."

Niat Sholat Munfarid

Ushalli sunnatal khusuufi rok’ataini lillahi ta’aalaa.

Artinya: " Saya niat sholat gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta’ala."

3 dari 5 halaman

Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Sesuai Sunnah

Ilustrasi© Kemenag RI

Tata cara sholat gerhana bulan sesuai sunnah dilakukan dua rakaat. Perbedaan dari sholat sunnah lainnya adalah ruku' dalam sholat gerhana bulan dilakukan sebanyak dua kali dalam setiap rakaat.

Agar lebih jelasnya, berikut tata cara sholat gerhana bulan yang lengkap sesuai sunnah:

  1. Membaca Niat
  2. Takbiratul Ihram.
  3. Membaca surat Al Fatihah.
  4. Membaca surat lainnya dan disunnahkan surat yang panjang.
  5. Ruku' disunnahkan dengan waktu yang lama seperti saat berdiri.
  6. Kemudian berdiri lagi lalu membaca Al Fatihah dan surat lainnya. Disunnahkan suratnya lebih pendek daripada sebelumnya.
  7. Ruku' lagi, disunnahkan waktunya lebih pendek dari ruku pertama.
  8. I'tidal
  9. Duduk di antara dua sujud.
  10. Sujud kedua.
  11. Berdiri lagi (rakaat kedua), membaca surat Al Fatihah dan surat lainnya.
  12. Ruku' disunnahkan dengan waktu yang lama seperti saat berdiri.
  13. Berdiri lagi kemudian membaca Al Fatihah dan surat lainnya.
  14. Ruku' lagi, disunnahkan waktunya lebih pendek dari ruku pertama.
  15. I'tidal
  16. Sujud
  17. Duduk di antara dua sujud.
  18. Sujud kedua.
  19. Duduk Tahiyah akhir.
  20. Salam

Begitu salam selesai diucapkan, disunnahkan pula untuk kamu berdoa. Jika sholat gerhana bulan ini dilakukan berjamaah di masjid, maka dianjurkan untuk para makmum mendengarkan khutbah dari imam. Namun jika sholat sendirian di rumah, maka tidak perlu berkhutbah.

4 dari 5 halaman

Doa Setelah Sholat Gerhana Bulan

Setelah mengetahui tata cara sholat gerhana bulan sesuai sunnah di atas, kamu juga dianjurkan memperbanyak berdoa setelahnya. Sebab waktu setelah sholat gerhana bulan sangatlah mustajab untuk berdoa. Allah SWT akan mengabulkan doa-doa hamba-Nya yang memohon dengan tulus dan ikhlas.

Berikut doa setelah sholat gerhana bulan yang perlu kamu ketahui.

Wama ya'zubu 'arrabbika min mitzqoli dzarratin fil ardli wa la fis samaa i wa la ashghara min dzalika wa man akbara illa fi kitaabim mubin.

Artinya: " Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)."

5 dari 5 halaman

Keutamaan Sholat Gerhana Bulan

Tata cara sholat gerhana bulan sesuai sunnah beserta doanya di atas alangkah baiknya diamalkan ketika datang fenomena astronomi gerhana. Sebab menunaikan sholat gerhana bulan memiliki banyak manfaat dan keutamaan bagi siapa saja yang melaksanakannya dengan ikhlas.

Berikut keutamaan sholat gerhana bulan yang perlu kamu ketahui, antara lain:

  • Meningkatkan keimanan kepada Allah SWT
  • Semakin meyakini bahwa peristiwa alam adalah bukti kekuasaan Allah SWT.
  • Keutamaan sholat gerhana bulan juga akan mendatangkan ridha dari Allah. Bersegera mendirikan sholat ketika gerhana terjadi, berarti kita telah menunjukkan cinta kepada Allah.

Sumber: Nu Online, berbagai sumber.

Beri Komentar