12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Stories | Selasa, 29 September 2026 08:00

Reporter : Abidah

Sejumlah kondisi bisa menjadi indikator adanya masalah kesehatan pada telinga seseorang. Sejumlah hal bahkan tidak menunjukkan penyebabnya secara jelas dan sering disalahpahami sebagai gejala lain.

DREAM.CO.ID - Gangguan pendengaran biasanya datang perlahan sehingga perubahan kecil sering tidak disadari. Seseorang mungkin merasa orang lain berbicara terlalu pelan, suara televisi terasa kurang jelas, atau percakapan di tempat ramai semakin sulit diikuti. Padahal, perubahan tersebut dapat menjadi tanda awal bahwa kemampuan pendengaran mulai menurun.

Dilansir dari Health, gangguan pendengaran memang lebih sering terjadi pada orang lanjut usia. Hampir dua pertiga orang dewasa berusia di atas 70 tahun di Amerika Serikat mengalami gangguan pendengaran. Namun, masalah ini juga semakin menjadi perhatian pada orang dewasa yang lebih muda, antara lain karena paparan suara keras dari penggunaan headphone maupun konser.

Mengenali gejalanya sejak awal penting agar seseorang dapat menjalani pemeriksaan dan memperoleh penanganan yang sesuai. Berikut 12 tanda yang perlu diperhatikan.

1. Merasa Semua Orang Berbicara seperti Bergumam

Jika orang lain terdengar seperti sedang bergumam atau tidak mengucapkan kata-kata dengan jelas, masalahnya belum tentu berasal dari cara mereka berbicara. Gangguan pendengaran pada tahap awal sering memengaruhi suara dengan frekuensi lebih tinggi, terutama konsonan seperti “s”, “f”, dan “th”.

Ketika suara-suara tersebut tidak terdengar dengan baik, kata-kata dapat terdengar samar atau seperti bercampur.

2. Sering Meminta Orang Mengulangi Perkataan

Anda mungkin masih mendengar suara seseorang, tetapi kehilangan sebagian kata yang diucapkannya. Akibatnya, percakapan terasa terlalu cepat atau terlalu pelan sehingga Anda lebih sering meminta lawan bicara mengulang perkataannya.

Sebagian orang bahkan memilih mengangguk meski tidak benar-benar memahami percakapan karena merasa sungkan untuk terus bertanya.

2 dari 5 halaman

3. Sulit Mendengar di Tempat Ramai

Percakapan di rumah mungkin masih mudah diikuti, tetapi situasinya berbeda ketika berada di restoran, acara keluarga, atau tempat dengan banyak suara. Musik, suara piring, dan percakapan orang lain dapat bercampur sehingga sulit berkonsentrasi pada orang yang sedang berbicara di depan Anda.

4. Orang Lain Mengeluhkan Volume TV Terlalu Keras

Volume televisi, ponsel, atau musik mungkin terasa normal bagi Anda, tetapi orang di sekitar terus meminta agar volumenya dikecilkan. Karena perubahan pendengaran berlangsung perlahan, seseorang bisa menaikkan volume sedikit demi sedikit tanpa menyadarinya.

5. Suara Bernada Tinggi Mulai Hilang

Kesulitan mendengar suara bernada tinggi termasuk salah satu tanda awal gangguan pendengaran. Anda mungkin mulai tidak menyadari suara alarm, kicauan burung, bel pintu, bunyi microwave, timer, atau suara yang lebih lembut dan tinggi.

 

3 dari 5 halaman

6. Merasa Sangat Lelah Setelah Bersosialisasi

Percakapan panjang dapat membuat Anda merasa terkuras secara mental. Kondisi ini terjadi karena otak harus bekerja lebih keras untuk mengisi bagian suara atau kata yang tidak terdengar jelas.

Perasaan “saya bisa mendengar, tetapi tidak bisa memahami” juga dapat menimbulkan frustrasi. Kondisi tersebut terkadang disalahartikan sebagai stres, kecemasan, atau efek penuaan.

7. Mulai Menolak Ajakan Bersosialisasi

Ketika percakapan semakin sulit, seseorang bisa mulai menghindari acara keluarga atau pertemuan sosial karena takut salah memahami pembicaraan atau harus terus meminta orang mengulang perkataan. Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan menghindari interaksi dapat berujung pada kesepian dan perasaan sedih.

8. Sering Memperhatikan Gerak Bibir

Anda mungkin mulai mengandalkan gerakan bibir, ekspresi wajah, atau bahasa tubuh untuk memahami perkataan orang lain. Mendekatkan diri kepada orang yang berbicara atau memastikan wajah lawan bicara terlihat jelas juga dapat menjadi tanda.

 

4 dari 5 halaman

9. Percakapan Lewat Telepon Lebih Sulit

Telepon menghilangkan petunjuk visual seperti gerakan bibir dan ekspresi wajah. Karena itu, suara yang sebenarnya masih dapat terdengar bisa menjadi lebih sulit dipahami.

Seseorang mungkin kemudian lebih memilih menggunakan speakerphone, menghindari telepon, atau beralih ke pesan teks.

10. Mendengar Denging atau Bunyi Aneh

Tinnitus adalah sensasi mendengar suara seperti berdenging, berdengung, mendesis, mengaum, atau berbunyi klik tanpa sumber suara dari luar. Kondisi ini tidak selalu berarti gangguan pendengaran, tetapi keduanya sering muncul bersamaan.

11. Telinga Terasa Penuh atau Tertekan

Sensasi telinga tersumbat, penuh, atau tertekan sering dianggap sebagai akibat alergi atau kotoran telinga. Namun, jika tidak membaik setelah beberapa hari atau terus berulang, kondisi tersebut dapat berkaitan dengan gangguan pendengaran atau masalah telinga lainnya.

 

5 dari 5 halaman

12. Mengalami Pusing atau Gangguan Keseimbangan

Telinga bagian dalam berperan dalam pendengaran sekaligus keseimbangan. Karena itu, perubahan pada telinga bagian dalam dapat muncul bersama pusing, vertigo, atau perasaan kehilangan keseimbangan.

Kapan Harus Memeriksakan Pendengaran?

Pemeriksaan pendengaran sebaiknya dipertimbangkan ketika gangguan mulai memengaruhi aktivitas sehari-hari atau hubungan dengan orang lain, ketika pendengaran salah satu telinga lebih buruk, orang di sekitar mulai menyadari perubahan tersebut, atau kemampuan mendengar terus memburuk.

Perhatian khusus diperlukan jika gangguan pendengaran muncul tiba-tiba. Health menyarankan pertolongan medis segera jika terjadi kehilangan pendengaran mendadak pada salah satu atau kedua telinga, denging tiba-tiba pada satu telinga, pusing berat atau vertigo, gangguan pendengaran setelah cedera kepala, serta perdarahan atau cairan dari telinga yang disertai demam atau nyeri berat.

Pemeriksaan dapat dimulai dari dokter layanan primer, yang kemudian dapat merujuk pasien kepada audiolog atau dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) bila diperlukan. Mengenali perubahan lebih awal memberi kesempatan untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan perawatan yang sesuai sebelum gangguan tersebut semakin memengaruhi kehidupan sehari-hari.

{NATIVE VIDEO TOP}
Join Dream.co.id