SiteMinder Luncurkan Dynamic Commerce Engine untuk Bantu Hotel Optimalkan Distribusi dan Pendapatan

Stories | Rabu, 23 September 2026 13:03

Reporter : Abidah

SiteMinder kembangkan teknologi untuk memaksimalkan pendapatan lewat berbagai strategi komersial, mulai dari penetapan harga hingga distribusi.

DREAM.CO.ID – SiteMinder, salah satu platform hotel commerce terkemuka di dunia, memperkenalkan Dynamic Commerce Engine sebagai solusi untuk menutup kesenjangan pelaksanaan (execution gap) yang selama ini menghambat hotel dalam memaksimalkan pendapatan lewat berbagai strategi komersial, mulai dari penetapan harga hingga distribusi.

Selama ini, teknologi yang tersedia bagi hotel umumnya hanya sebatas memberi rekomendasi harga berdasarkan tingkat permintaan. Dynamic Commerce Engine besutan SiteMinder menawarkan langkah lebih maju dengan mengandalkan machine learning (ML) dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi sekaligus menjalankan rekomendasi optimasi di berbagai lini komersial hotel, baik dari sisi harga maupun fondasi distribusinya.

Pada sisi distribusi, sejumlah persoalan mendasar berpotensi memangkas pendapatan hotel secara signifikan, seperti koneksi saluran distribusi yang terputus dan tipe kamar yang tidak terpetakan dengan baik. Persoalan semacam ini kerap luput dari perhatian, padahal menyumbang kerugian potensial hingga miliaran dolar bagi industri perhotelan.

Mesin ini akan ditenagai oleh skala data serta jaringan distribusi luas milik SiteMinder di industri perhotelan. Selama dua dekade, platform SiteMinder telah dipercaya pelaku industri perhotelan, termasuk pengelola 56.000 properti individu. Saat ini, platform tersebut menangani 2,6 juta kamar hotel, 140 juta pemesanan, dan 300 juta malam menginap per tahun. Model ML yang tertanam dalam platform ini memanfaatkan hampir 4 miliar sinyal availability, rates, and inventory (ARI) guna menemukan peluang optimasi bagi tiap properti dan menyajikan rekomendasi yang paling sesuai. Meski berbasis AI, kendali penuh tetap berada di tangan pengelola hotel, karena setiap perubahan yang direkomendasikan harus lebih dulu ditinjau dan disetujui pengguna sebelum dijalankan oleh sistem.

2 dari 2 halaman

Kehadiran Dynamic Commerce Engine bertepatan dengan pergeseran lanskap industri perhotelan serta tuntutan yang semakin besar bagi hotel untuk menjaga akurasi dan konsistensi informasi di kanal daring mereka. Riset terbaru SiteMinder terhadap lebih dari 12.000 wisatawan di 14 negara, termasuk Indonesia, mengungkap bahwa lebih dari separuh responden (51,4%) pernah membatalkan pemesanan hotel secara daring akibat pengalaman yang buruk. Sebanyak 26,5% responden menyebut keputusan tersebut dipicu oleh ulasan, foto, atau informasi hotel yang dinilai tidak dapat dipercaya.

Salah satu tamu hotel, Kamilia Rudolf, menceritakan pengalamannya saat mencari dan memesan hotel, “Ketika informasi di internet tidak lengkap atau foto yang ditampilkan tidak menggambarkan kondisi hotel yang sebenarnya, saya menghabiskan banyak waktu untuk mencari ulasan atau video tur kamar dari wisatawan lain sebelum memutuskan apakah akan memesan.”

Sankar Narayan, CEO dan Managing Director SiteMinder, menuturkan, “Hotel ingin mengikuti perkembangan lanskap pariwisata yang terus berubah, namun mereka tidak selalu memiliki waktu atau sumber daya untuk melakukannya. Akibatnya, tetap tersedia secara online sering kali menjadi pilihan paling sederhana. Pilihan ini telah dilakukan oleh terlalu banyak hotel dalam waktu yang terlalu lama dan menciptakan kesenjangan antara niat dan tindakan, yaitu kesenjangan dalam pelaksanaan. Dynamic Commerce Engine dari SiteMinder menunjukkan bahwa AI tidak hanya dapat membantu hotel mengidentifikasi peluang, tetapi juga membantu menutup kesenjangan antara rekomendasi dan pelaksanaannya, dengan tetap memastikan pengelola hotel memegang kendali penuh.”

“Laporan dan asisten AI saja tidak lagi cukup. Hotel perlu mengetahui peluang mana yang benar-benar penting tanpa harus terus-menerus meminta sistem mereka untuk menemukannya, sekaligus memiliki kemampuan untuk mengubah peluang tersebut menjadi pendapatan. Inilah yang kami wujudkan. Penetapan harga tidak boleh menjadi satu-satunya fokus. Perhatian yang sama perlu diberikan pada fondasi distribusi di bawahnya karena hal tersebut berdampak langsung pada pengalaman tamu. Dengan distribusi yang dioptimalkan, tamu dapat mengetahui ketersediaan kamar dan menemukan harga yang sesuai dengan keinginan mereka,” tutup Sankar.

Dynamic Commerce Engine dari SiteMinder dijadwalkan meluncur resmi dalam beberapa bulan mendatang.

{NATIVE VIDEO TOP}
Join Dream.co.id