Seorang Pengendara Motor Siap-siap Melawan Arah. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pernah pergi ke kantor menggunakan kendaraan bermotor roda dua atau empat? Di jam-jam sibuk ini kamu akan menyadari jika jumlah kendaraan di kota besar seperti Jakarta ternyata sangat banyak.
Kemacetan panjang tak bisa dihindari karena kendaraan bergerak di jalur dan jam yang sama. Mereka yang punya kesabaran tipis pasti langsung melakukan aksi nekat. Salah satu yang sering dilakukan pengemudi sepeda motor adalah melawan arus.
Dikutip dari Suzuki, Kamis 17 Januari 2019, membawa motor dengan melawan arah sangat berbahayan dan berisiko. Pengendara tak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lain di jalan raya.
Keselamatan dan kenyamanan berkendara sejatinya adalah yang utama dan menjadi penting. Namun masih banyak sebagian orang yang tidak mengindahkan keselamatan dan kenyamanan baik orang lain maupun dirinya sendiri.
Lantas, apa saja bahaya yang didapatkan ketika mengendarai motor dengan melawan arah?
Pertama, bahaya melawan arus sudah tentu rawan kecelakaan lalu lintas. Melawan arah bisa berpotensi menimbulkan benturan dengan sesama pengendara. Salah-salah nyawa menjadi taruhannya.
Kedua, menjadi tersangka dan disalahkan. Bahaya selanjutnya kamu bisa menjadi tersangka utama dan jadi satu-satunya orang yang disalahkan. Walaupun bisa saja orang lain yang menabrak, kamu tetap saja disalahkan karena melawan arah
Ketiga, bisa terseret pidana. Kalau sudah terjadi kecelakaan yang melibatkan pengendara motor yang lawan arus dan menyebabkan ada korban jiwa, pengendara yang bersangkutan bisa dipidanakan. Berdasarkan pasal 310 Undang-Undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pelaku bisa diseret kurungan penjara paling lama enam bulan.
Nah jika sampai kamu tertangkap polisi dan mendapat hukuman 6 bulan penjara, bersiap-siaplah selama setengah tahun lepas stang alias tak mengendarai motor.
Advertisement
AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?