SIM C Resmi Dibagi Jadi Tiga Golongan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 3 Agustus 2021 06:46
SIM C Resmi Dibagi Jadi Tiga Golongan
Penggolongan SIM C akan terbagi menjadi tiga jenis.

Dream - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerbitkan aturan baru terkait penggolongan SIM C atau surat izin mengemudi untuk sepeda motor. SIM jenis ini dibagi menjadi tiga jenis.

Aturan ini disampaikan langsung oleh Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri, Polri Brigjen Yusuf. Ia mengatakan, peraturan ini mulai berlaku pada Agustus 2021.

" Namun sekarang kan lagi PPKM, jadi diprioritaskan sosialisasi dahulu," tutur Yusuf dikutip dari Liputan6.com, Senin 2 Agustus 2021.

Menurut Yusuf, penggolongan SIM C tersebut termuat dalam Peraturan Kepolisian Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM. Di dalamnya disebutkan bahwa akan ada tiga jenis SIM C yakni SIM C, CI, dan CII.

" Ketiga dibedakan dalam kapasitas isi silinder kendaraannya," jelas dia.

1 dari 3 halaman

Perbedaannya

Yusuf sedikit merinci, SIM C berlaku untuk jenis sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc. Sementara SIM C1 untuk jenis sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 250-500 cc atau jenis motor listrik.

Adapun SIM CII berlaku untuk jenis sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc atau jenis motor listrik.

" Untuk biaya pembuatan SIM C, CI, dan CII tetap sama," Yusuf menandaskan.

 

2 dari 3 halaman

Pengendara Moge dan Motor Listrik Harus Punya SIM Khusus

Dream – Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus akan diberikan kepada pengendara sepeda motor berkapasitas mesin besar atau Motor Gede (Moge) dan motor listrik.  Masuk dalam kategori C, pemilik dua jenis motor ini akan mendapatkan SIM CII.

Dikutip Korlantas Polri, Rabu 19 Mei 2021, aturan ini tertuang dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi.

Menurut aturan, SIM untuk pengendara sepeda motor terbagi menjadi empat kategori yaitu SIM C, CI, CII, dan D.

Pembagian kategori itu berdasarkan kapasitas mesin kendaraan bermotor, mulai dari 250 cc sampai 500 cc, serta kendaraan berkebutuhan khusus.

“ Surat Izin Mengemudi yang selanjutnya disingkat SIM adalah bukti legitimasi kompetensi pengemudi sesuai jenis dan golongan SIM yang dimilikinya setelah memenuhi persyaratan administrasi, usia, kesehatan jasmani maupun rohani, serta dinyatakan lulus melalui proses pengujian,” begitu bunyi Pasal 1 ayat (6) Perpol No. 5 Tahun 2021.

3 dari 3 halaman

Ini Rinciannya

1. SIM C

Berlaku untuk sepeda motor dengan silinder mesin berkapasitas hingga 250 cc.

2. SIM CI

Berlaku untuk sepeda motor dengan silinder mesin yang berkapasitas 250 cc-500 cc.

3. SIM CII

Berlaku untuk sepeda motor dengan silinder mesin berkapasitas di atas 500 cc atau sepeda motor listrik.

4. SIM D

Berlaku untuk sepeda motor khusus bagi penyandang disabilitas.

Beri Komentar