Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Borong 100 Unit, Jokowi Puji Kemampuan Motor Listrik Gesits

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 7 November 2018 16:15
Borong 100 Unit, Jokowi Puji Kemampuan Motor Listrik Gesits
Suara motor ini diklaim halus sekali.

Dream – Gesit, sepeda motor listrik buatan Indonesia akhrinya resmi diperkenalkan ke publik. Merek motor yang diambil dari nama Garasindo Electric Scooter ITS (Gesit) akan diproduksi secara masal oleh PT Wika Industri dan Konstruki mulai Januari 2019.

Kuda besi listrik ini dikembangkan oleh Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan keinginannya untuk membeli 100 unit motor listrik Gesits jika sudah diproduksi.

“ Kalau sudah diproduksi, saya akan beli 100 (unit),” kata dia setelah menjajal motor listrik Gesits di Jakarta, Rabu 7 November 2018, dikutip dari Merdeka.com.

Jokowi memuji kemampuan kecepatan Gesits yang sangat bagus. Dia mengatakan motor listrik ini sudah diuji coba dari Jakarta ke Bali. Jadi, tak perlu diragukan lagi.

Mantan gubernur DKI Jakarta ini memuji kehalusan suara motor Gesits. Bahkan, dia sempat bingung menyesuaikan diri ketika sedang menyetir motor.

“ Tadi saya coba, suaranya nggak greng, greng, greng. Jadi agak bingung, menyesuaikan nggak ada knalpotnya, nggak ada suara greng-nya, halus sekali dan sangat ramah lingkungan," kata dia.

Jokowi juga mengatakan Wika Industri dan Konstruksi akan memproduksi motor listrik Gesits sebanyak 60 ribu unit setiap tahun. Kalau permintaan melonjak, produksi akan ditingkatkan.

“ Kalau pasar menyambut, saya kira ini bisa dibesarkan. Ini brand dan principle 100 persen Indonesia,” kata dia.

1 dari 1 halaman

Menristekdikti: Gesits Sudah Lulus Tes Uji

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir, mengatakan sepeda motor listrik ini akan diproduksi massal pada awal tahun depan. Motor listrik ini sudah melalui serangkaian tes.

“ Tahap industri ini barangnya sudah sangat siap. Insya Allah produksi massal akan dilakukan pada Januari. Sekarang ini sudah dilakukan uji tes semuanya,” kata dia.

Sekadar informasi, peluncuran motor listrik Gesits sedianya dilakukan pada 17 Agustus 2018, namun diundur sampai November 2018 karena beberapa faktor, seperti integrasi dan perbaikan beberapa komponen.

“ Motor listrik ini harapan saya nanti bulan November bisa produksi massal. Sebelum produksi massal dilakukan, nanti ada launching yang dilakukan oleh pemerintah untuk dikenal ke publik dulu,” kata dia.

Nasir mengatakan tingkat komponen dalam negeri di Gesits mencapai 89 persen dan 11 persen sisanya impor. Bagian yang impor ini adalah lampu depan dan shock braker. Dia menargetkan dua tahun lalu semua komponen Gesits dibuat di dalam negeri.

“ Kalau bisa terwujud, ini akan menjadi motor pertama kali buatan anak Indonesia yang menjadi lompatan luar biasa dalam teknologi,” kata dia.

Nasir juga mengatakan Gesits lebih irit energi daripada motor yang berbahan bakar BBM. Harganya juga akan lebih murah daripada harga motor listrik dan konvensional lainnya.

Beri Komentar