Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jokowi Memakai Helm Lokal Ketika Motoran Ke Pasar Anyar, Tangerang, Banten. (Foto: Biro Pers Setpres)
Dream – Presiden Joko Widodo akhir pekan kemarin sempat menyalurkan hobinya menunggangi motor. Kali ini presiden yang karib disapa Jokowi itu terlihat menunggangi motor kustom Kawasaki W 175 untuk mengunjungi pasar tradisional di Tangerang, Banten.
Seperti para biker lain, Jokowi juga melengkapi diri saat menunggangi kuda besi itu dengan mengenakan helm. Menyesuaikan dengan gaya klasik motornya, Jokowi memilih helm bergaya retro.
Helm model half face yang dikenakan Jokowi ternyata buatan lokal. Dilihat dari stiker di depannya, terdapat tulisan Cargloss.
Dikutip dari laman Cargloss Helmet, Senin 5 November 2018, helm yang digunakan adalah CF Black Doff Cargloss Army.

Helm hitam ini dibanderol seharga Rp200 ribu. Meskipun harganya murah, helm tersebut sudah mengantongi Sertifikat Nasional Indonesia (SNI).
Sekadar informasi, helm tersebut diproduksi di Citeureup, Bogor, Jawa Barat.
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) motoran ketika meninjau Pasar Anyar, Tangerang, Banten. Uniknya, Jokowi mengendarai motor kustom Kawasaki W 175.
Sekadar informasi, motor kustom ini digarap oleh Katros Garage.
“ Jadi, modelnya akan jauh beda dari yang awal. Dari aliran gaya sudah berbeda. Kalau yang tracker, misalnya, sekarang jadi board tracker. Genre-nya berubah,” kata buileder Andri Akbar alias Atenx, dilansir dari Liputan6.com.

Atenx mengatakan motor kustom ini mengambil basis Kawasaki 175. Warna hijaunya tetap dipertahankan.
“ Jadi, nggak pakai shock belakang. Frame banyak berubah. Tapi, shock breaker depan tetap up side down,” kata dia.

Atenx mengatakan shocker breaker depan upside down dipakai sama seperti aslinya. Hal ini bertujuan agar pelat nomor kendaraan tidak rusak terkena shock breaker ketika motor sedang dijalankan.
Motor kustom ini berada di bawah Chopperland. Tapi harganya?
“ Ada bujet, tapi rahasia. Yang pasti di bawah Chopperland,” kata dia.

Atenx mengatakan sepeda motor ini juga dilengkapi dengan unsur-unsur standar lalu lintas, seperti pelat nomor, lampu sien, dan lampu rem.
Sumber: Liputan6.com/Septian Pamungkas, Arief Aszhari
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya