Sekilas Mirip, Ternyata Ban Radial Itu Beda Dengan Ban Bias, Lho. (Foto: Pixabay)
Dream – Komponen kendaraan ini berperan vital dalam sebuah mobil. Meski mesin sangar dan body mengkilap, sebuah mobil hanya akan jadi pajangan jika tak memiliki roda.
Dalam urusan roda, pengendara pasti mengenal tipe ban tubetype atau konvensional yang menggunakan bank dalam dan tubeless.
Ada juga istilah ban bias dan ban radial. Namun tahukah Sahabat Dream apa beda dua model ban ini?
Dikutip Dream dari Hyundai, Minggu 4 November 2018, ban bias paling banyak digunakan pengendara kendaraan bermotor. Ban bias pada umumnya menjadi ban standar yang digunakan untuk berkendara harian.
Struktur bias dibuat dari banyak lembar cord sebagai rangka atau frame dari ban itu sendiri.

Kalau dilihat dari konstruksinya, ban bias dibuat dengan susunan dua benang atau lebih yang ditenun dengan pola zig-zag. Ban ini membentuk sudut 40-65 derajat terhadap keliling lingkaran ban.
Sebagai perbandingan, ban bias ini paling banyak ditemui dan dipasarkan oleh berbagai merek ban dan dijual di banyak toko otomotif.
Ban radial ini dibentuk dari lapisan serat yang menyilang pada lingkaran ban. Sabuk ban radial terbuat dari baja dengan tapak lebih kaku, lebih tahan guncangan, dan tidak akan mengalami cepat aus saat digunakan.
Ban ini juga memiliki daya cengkram yang lebih baik daripada ban bias, terutama ketika menikung.
Dari segi kenyamanan berkendara, ban radial lebih unggul. Pasalnya, serat baja yang digunakan di ban radial lebih lentur. Kendaraan juga lebih nyaman melintasi jalan rusak atau bergelombang dengan ban ini.

Ketika digunakan, ban radial tertekan ke arah dinding atau samping ban, sedangkan ban bias ke depan dan belakang. Beban panas yang ada di ban radial bisa terdistribusi lebih merata. Kondisi ini akan membuat ban lebih awet dan tidak cepat aus.
Dari segi harga, ban radial punya harga yang lebih tinggi daripada ban bias. Bahkan, harganya bisa dua kali lipat. Hal ini disebabkan oleh ban radial lebih unggul daripada ban bias.(Sah)