Saingi Gesits, Skutik Listrik Lincah Bakal Dijual Rp18 Juta?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 31 Januari 2019 13:42
Saingi Gesits, Skutik Listrik Lincah Bakal Dijual Rp18 Juta?
Motor ini punya beberapa keunggulan.

Dream – Industri otomotif diramaikan dengan kehadiran motor listrik. Ya, selain kabar kehadiran Gesits, ada juga motor listrik lokal yang “ berkenalan” dengan masyarakat Indonesia. Namanya, Lincah.

Dikutip dari Otosia.com, Kamis 31 Januari 2019, Lincah merupakan skutik listrik produksi Lincah Group. Kepala Engineering Lincah Group, Kristian Sutikno, mengatakan, wujud Lincah sama dengan Gesits, yaitu skutik matik.

Menurut Kristian, kuda besi elektrik ini menggunakan komponen dalam negeri sampai 60 persen. Motor itu juga dirakit di Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta Timur.

“ Bahan-bahan dengan kandungan lokal tersebut di antaranya berupa motor listrik, baterai, controller, dan desain,” kata dia di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten.

Tampilan depan skutik listrik Lincah.© Otosia/Muhammad Ikbal.

(Foto: Otosia)

Kristian mengatakan, ada komponen motor yang masih harus diimpor, yaitu shock absorber dan panel display.

Ketika ditanya harga jual, Kristian enggan menjawab. Dia menyebut pihaknya terus mengkaji harga yang pas untuk motor listrik ini. Namun dia memperkirakan harganya sekitar Rp18 juta-Rp20 juta.

“ Ya, mungkin kisaran harga masih terjangkaulah buat ojek online. Mungkin sekitar Rp18 jutaan. Tapi, itu belum pasti, lho,” kata dia.

1 dari 1 halaman

Intip Keunggulan Lincah

Kristian mengatakan motor listrik Lincah punya beberapa keunggulan, seperti mampu mengisi daya kembali saat melakukan pengereman atau deselerasi. Tak ada energi yang terbuang.

Keunggulan lainnya, menggunakan dua baterai. Pemakaian dua baterai bisa membuat penggunaan motor menjadi lebih lama. Yang terpenting adalah bisa terhindar dari overheat. Kristian menyebut tantangan terberat dari baterai listrik adalah cuaca di Indonesia.

Dikatakan biasanya baterai motor listrik dikembangkan di negara empat musim, sementara di Indonesia hanya ada dua musim, yaitu kemarau dan hujan. Ketahanan baterai motor listrik belum teruji di Indonesia.

“ Oleh karena itu, kami menggunakan 2 baterai pada motor Lincah ini. Saat satu baterai digunakan, baterai lainnya akan diistirahatkan atau didinginkan," kata dia.

 

Bagian bagasi Lincah.© Otosia/Muhammad Ikbal.

(Foto: Otosia)

 

Sekadar informasi, setiap baterai motor Lincah berdaya 1 kWh. Dengan menggunakan dua baterai, Lincah bisa menempuh jarak 100-120 km. Kalau disamakan dengan mesin bensin, tenaga skutik listrik ini setara dengan mesin 100 cc. Konsumsi energinya hanya 30 persen dari energi mesin bensin.

Motor Lincah juga bisa melaju dengan kecepatan sampai 70 km per jam. Motor ini memiliki sistem pengereman berupa cakram di kedua rodanya.

 

Bagian belakang motor Lincah.© Otosia/Muhammad Ikbal.

(Foto: Otosia)

 

Diperkirakan motor ini siap dipasarkan sampai April 2019. Saat ini, Lincah Group sedang mengurus beberapa dokumen untuk skutiknya.

Beri Komentar