Cara Kerja Oli Membuat Mesin Tak Overheat

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 12 Agustus 2019 06:36
Cara Kerja Oli Membuat Mesin Tak Overheat
Mesin yang kekurangan oli bisa overheat dan cepat rusak.

Dream – Kemacetan parah bisa membuat radiator mobil bisa bekerja kurang optimal karena kurang mendapatkan embusan udara dingin. Suhu panas di ruangan mesin juga akan terperangkan sehingga membuat bagian penting mobil ini panas.

Dalam kondisi ekstrem, mesin bisa mengalami overheat dan mati mendadak. Hal ini disebakan oleh oli yang menguap.

Dikutip dari Auto2000, Senin, 12 Agustus 2019, saat suhu kerja mesin normal, sebenarnya oli telah membantu tugas mengurangi panas mesin. Masalahnya, oli mesin tidak memiliki sistem pendingin khusus sehingga menemui kesulitan melepaskan panas yang berlebih saat jalanan macet.

Secara alami oli juga mengalami penguapan saat suhu tinggi. Karena pada batas temperatur tertentu, energi dalam yang mengikat molekul hidrokarbonnya tidak sanggup lagi menahan diri akibat adanya energi panas dari luar.

Asal masih dalam kadar aman, penguapan oli mesin masih wajar saja. Direkomendasikan pemilik mobil mengganti oli setiap 6 bulan sekali atau 10 ribu km.

1 dari 8 halaman

Performa Bisa Turun

Kalau kamu sama sekali tidak peduli pada kondisi oli mesin, seperti tidak pernah mengecek volume oli lewat tongkat pemeriksa (dipstick), ini akan bermasalah. Tanpa sadar, oli mesin berkurang atau bahkan mengering.

Volume oli yang tidak sesuai kebutuhan akan membuat tugasnya melumasi, mendinginkan, membersihkan, dan melindungi mesin semakin berat. Jika dibiarkan akan membuat usia pakai komponen mesin turun dan cepat rusak.

Turunnya kondisi komponen membuat mesin kesulitan mengail tenaga sehingga performanya turun. Selain tentunya membuat boros konsumsi bensin karena kamu akan menekan pedal gas lebih dalam untuk mendapatkan tenaga.

Apalagi kalau sampai oli mesin habis total. Komponen mesin yang bergesekan tanpa ada pelumas akan membuat mesin macet dan rusak parah. Biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki pun tidak murah.

2 dari 8 halaman

Risiko Lupa Ganti Oli Mobil, Yakin Kuat Tanggung Akibatnya?

Dream – Oli mesin punya jangka waktu masa pergantian. Umumnya hal itu ditentukan dari seberapa keras mesin bekerja dan jangka waktu penggunaan kendaraan. Apalagi jika kendaraan kamu baru saja diapakai mudik ke kampung halaman. 

Sering kita dengar risiko berat jika telat mengganti oli mobil atau malah tidak menggantinya sama sekali. Oli yang menipis apalagi sampai habis bisa menyebabkan kerusakan parah pada mesin mobil.

Dikutip dari Suzuki, Selasa 11 Juni 2019, risiko pertama lupa ganti oli adalah overheating atau mesin yang kelewat panas. Dalam kondisi ini, suhu mesin mobil naik dan jadi sangat panas. Ketika oli mesin tidak diganti, fungsi utama oli mesin sebagai pendingin mesin tak bisa bekerja maksimal. Alhasil, mesin mobil menjadi sangat panas atau overheat.

Kedua, kualitas mesin turun. Oli yang tidak diganti tepat waktu berisiko memberi efek pada kinerja mesin. Oli berfungsi untuk membantu memaksimalkan kinerja mesin.

Oli yang tidak diganti warnanya akan semakin hitam dan kental, sehingga fungsinya sebagai pelumas komponen mesin akan menurun. Tentu saja ini berefek pada kinerja mesin yang sudah pasti akan menurun.

Suara mesin juga berisiko menjadi semakin kasar, serta mesin mobil akan menjadi sulit untuk dinyalakan.

3 dari 8 halaman

Boros Bensin dan Komponen Mesin Bisa Rusak

Ketiga, boros bensin. Gesekan antara komponen-komponen mesin akan berkurang karena dibantu oleh oli mobil yang fungsinya memang sebagai pelumas. Gesekan mesin mobil yang halus bisa membuat performa kerja mobil semakin meningkat dan semakin nyaman untuk dikendarai.

Oli mobil yang tidak diganti, akan menyebabkan yang semakin kuat dan tarikan mesin yang juga terasa semakin berat. Hasilnya, mesin akan memerlukan sumber tenaga tambahan lain yaitu bensin dan hal ini sudah pasti akan berpengaruh pada konsumsi bahan bakar yang menjadi lebih boros.

Keempat, komponen mesin rusak. Saat oli mobil sudah lama tidak diganti, otomatis oli mobil sudah terlalu kental dan kotor. Oli yang kental dan kotor inilah yang mengakibatkan rusaknya komponen bagian dalam mesin.

Bagian mesin yang terkena biasanya adalah piston, silinder, dan beberapa komponen mesin lainnya. Oli yang dibiarkan terlalu lama dalam mesin mobil dapat menyebabkan mesin bekerja secara berlebihan, dan berpotensi menimbulkan karat dan goresan. Yang paling parah, komponen mesin bisa terbakar. (Sah)

4 dari 8 halaman

Hai Para Pemalas Ganti Oli Mobil, Yakin Siap Hadapi 4 Bahaya Ini!

Dream – Oli tak hanya berfungsi sebagai pelumas di kendaraan bermotor. Cairan kental di mobil dan motor ini berperan sebagai pembersih dan penjaga mesin agar tak tergerus gesekan antar komponen.

Rutin mmengganti oli juga merupakan langkah pencegahan yang akan membuat mesin selalu bekerja optimal.

Umumnya, masa penggantian oli mobil ditentukan berdasarkan seberapa keras mesin mobil bekerja dan frekuensi penggunaan mobil . Penggantian oli mobil tidak membutuhkan waktu yang lama.

Kamu juga bisa melakukan ganti oli sendiri di rumah. Prosesnya memang tak terlalu rumit. Selain tidak memerlukan biaya yang mahal, kamu juga dapat menghemat biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan mesin akibat oli yang tidak diganti.

Kalau terlambat ganti oli, mesin mobil akan rusak. Mesin mobil akan menjadi rusak apabila kamu telat mengganti oli atau bahkan tidak menggantinya sama sekali.

Berikut ini adalah empat bahaya jika kamu terlambat mengganti oli mobil, dilansir Daihatsu, Senin 22 Oktober 2018.

5 dari 8 halaman

Kualitas Mesin Menurun

Bagian pada mobil yang paling pertama mendapat dampak dari oli yang lupa diganti adalah mesin mobil. Oli yang tidak diganti tepat waktu akan berpengaruh besar pada kinerja mesin mobil. Pada dasarnya, oli memiliki fungsi untuk membantu memaksimalkan kinerja mesin.

Oli yang tidak diganti akan menjadi semakin hitam dan kental. Hal tersebut menyebabkan fungsi oli sebagai pelumas seluruh komponen mesin akan menurun.

Tentunya juga berdampak pada turunnya kinerja mesin mobil. Selain itu, suara mesin juga akan terdengar semakin kasar. Bahkan, kondisi ini bisa saja membuat mesin mobilmu sulit dinyalakan saat pertama kali ingin digunakan di pagi hari.

6 dari 8 halaman

Overheating

Kondisi di mana mesin mobil mengalami kenaikan suhu dan menjadi sangat panas dinamakan overheating.

Performa kerja oli mobil sebagai pendingin mobil tidak akan menjalankan fungsinya secara maksimal apabila oli jarang diganti. Hal tersebut mengakibatkan mobil akan menjadi cepat panas atau mengalami overheating.

7 dari 8 halaman

Boros Bensin

Gesekan yang terjadi antara komponen-komponen mesin mobil akan berkurang dengan adanya oli mobil. Gesekan yang halus akan membuat performa kerja mobil semakin meningkat. Tentu mobil juga akan semakin nyaman digunakan.

Namun, hal yang sebaliknya akan terjadi apabila oli mobil tidak berfungsi secara optimal. Oli mobil yang jarang diganti akan berpengaruh dan membuat gesekan akan semakin kuat dan tarikan akan semakin berat.

Hal tersebut menyebabkan mesin memerlukan sumber tenaga tambahan yang lain, yaitu bensin. Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan terjadi, bensin yang digunakan pada mobil akan menjadi cepat habis.

8 dari 8 halaman

Komponen Mesin Rusak

Oli akan menjadi kental dan kotor apabila sudah lama tidak diganti. Ternyata, hal tersebut juga merusak komponen mesin. Misalnya, silinder dan piston.

Sederhananya, oli mobil yang dibiarkan terlalu lama dalam mesin mobil akan menyebabkan mesin bekerja lebih dari biasanya. Hal tersebut berpotensi memunculkan karat, goresan, dan bahkan bisa saja memunculkan kebakaran.

Beri Komentar
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary