Viral Bengkel di Subang Getok Pelanggan, Harga Servisnya Bikin Emosi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 8 Juni 2019 12:48
Viral Bengkel di Subang Getok Pelanggan, Harga Servisnya Bikin Emosi
Tarif servis dan sparepart lebih mahal dari bengkel resmi.

Dream - Tak hanya warung makan di jalur Pantura, aksi cari getok pelanggan juga banyak dialami para pemotor yang pulang kampur di jalur yang memang terkenal padat itu. Salah satunya dilakukan oleh sebuah bengkel yang `menggetok` pengunjungnya dengan harga mahal.

Dikutip dari laman Instagram, sebuah akun @komentatorpedas mengunggah foto nota pembayaran jasa bengkel. Tak diperlihatkan dengan jelas nama bengkel yang menggetok pelanggannya itu.

Namun tarif jasa perbaikan dan aksesoris dari bengkel itu terlihat jelas. Total biaya yang diberikan bisa membuat warganet jengkel.

Untuk biaya jasa bongkar pasang dan servis saja, pemilik bengkel mengenakan biaya Rp2,5 juta. Sementara timing belt ditetapkan harga Rp875 ribu.

Ingin tahu total biayanya, si pemilik bengkel menagih bayaran pemilik mobil apes itu hingga Rp5,15 juta.

Pemilik mobil itu juga mengunggah perbandingan harga timing belt yang dijual dengan bengkel dengan di e-commerce. Di e-commerce, komponen mobil itu dijual mulai dari Rp130.900 hingga Rp280 ribuan.

Kabar yang beredar, bengkel ini berada di wilayah Pengadegan, Subang, Jawa Barat.

 Bengkel mahal.

1 dari 5 halaman

`Si Bos Bisa Tiap Tahun Naik Haji`

Bengkel yang mahal ini membuat penggunanya kesal. Mereka sebal dengan harga yang kelewat mahal.

" Mantab. Si Bos tiap tahun bisa naik haji sekampung, biaya jasanya saja 2,5 juta tiap servis. Belum mark up harga sparepart. Wkwkwk. Warbiyasah!" tulis warganet berakun @Vi***t.

" Woee yang bener aja lo. Buka bengkel harga kayak setan. Yang wajar-wajar saja ambil untung. Niat amat lu getok harga. Lu liat akibat keserakahan lu bengkel lu virall karena mahalnya nggak umum dan sebentar lagi bengkel lu tutup," tulis Arya Dwipangga.

" Pelayanan tidak ramah," tulis Kharisma Gigih Yudhistira.

2 dari 5 halaman

Bengkel Resmi BMW Saja Kalah

Mahalnya harga ini membuat warganet heran. Mereka tak habis pikir alasan bengkel mematok harga sedemikian tinggi.

" Gue kurang ngerti kalau masalah bengkel. Tapi dulu pernah perbaiki mobil. Bongkar ini itu jasanya cuma 300 ribu. Kok, ini 2,5 juta ya?" tulis sellyhrd.

" Buset, bengkel resmi BMW kalah. Di kantor saja nggak gini amat. Udah dealer resminya. Wkwkwkwk," tulis @dwiii_01.

" Timing belt 800 ribuan timing belt apaan? Kapal pesiaaaaarrr???" tulis @dhiana_n99.

3 dari 5 halaman

Turun Harga, Menu Baru Warung 'Bu Anny' Tetap Bikin Elus Dada

Dream - Warung seafood lesehan Bu Anny belakangan ini mendadak viral di media sosial. Bukan perkara rasanya, melainkan karena harga yang sangat mencekik.

Berawal dari unggahan berisi keluhan pembeli yang tidak terima karena dipatok biaya Rp700 ribu, warung ini mendadak sepi pembeli.

Tempat itu ditutup sementara selama tiga hari.

Warung yang berlokasi di sebelah Kantor Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah itu akhirnya berinisiatif membuat daftar harga baru.

Menilik dari akun Instagram @makassar_iinfo, pemilik warung yang bernama Mutiani (43) itu mengeluarkan harga yang lebih ekonomis.

      View this post on Instagram

A post shared by MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on 


Meski begitu, sebagian warganet masih menganggap harga tersebut terbilang mahal. Apalagi untuk sebuah warung lesehan di daerah Jawa Tengah.

Dari daftar menu, terlihat bahwa makanan termurah jatuh pada nasi putih seharga Rp5 ribu dan yang termahal kepiting saus tiram dan bakar seharga Rp150 ribu.

Warganet juga geleng kepala melihat harga menu yang seharusnya tidak semahal itu, seperti tempe goreng yang dipatok seharga Rp15 ribu.

"Tempe goreng doang 15k, mending masak sendiri," ujar @amrika.ns.

"Ini udah mending, yg dulu cha kangkung 45rb itu mungkin ambil kangkungnya di sungai amazon, nglewatin anaconda tidur," balas @fathony_ar.

"Kepiting apa yg 150rb keterlaluan . Saya tinggal di papua saja yg jauh lebih mahal biaya hidupnya tidak segitu sampe sgtu harga kepiting," kata @reri072192 menimpali.

"Ga sekalian kobokan di kasih harga juga," celetuk @ikmalikshan.

4 dari 5 halaman

Viral Pemudik Makan Seafood Pinggir Jalan 'Digetok' Sampai Rp 700 Ribu

Dream - Seperti tak pernah berakhir, kasus bon tagihan dengan harga selangit kembali ramai dibicarakan. Yang menyesakkan dada, menu yang dibeli biasa saja. Rumah makannya pun bukan di resto mewah, melainkan hanya warung pinggir jalan.

Pengalaman menyesakkan dada itu datang dari unggahan akun instagram @infokejadianmakasar.

Dari unggahan itu diceritakan seorang pengendara yang melintas di kawasan Tegal dalam perjalanan mudik mampir untuk makan di warung sederhana.

Pesanannya hanya berupa nasi, cah kangkung, dan cumi dengan banderol harga Rp 220 ribu!

Dalam unggahan juga terlihat sang pembeli merekam perbincangan dengan sang penjual.

Ia menanyakan kenapa harganya sangat mahal. Penjual yang seorang ibu-ibu ini berdalih karena harga bahan bakunya sangat mahal.

Ternyata kisah ini tak hanya dialami satu orang, Ada juga yang menyantap nasi, kepiting, udang dan cumi serta 2 gelas es teh. Total harga yang harus dibayar Rp 700 ribu.

5 dari 5 halaman

Jebakan Betmen

Melihat unggahan ini netizen sontak membanjirinya dengan beragam komentar.

" Jebakan betmen begini banyak di Pantura. Hati2. Kalau makan di area jalan pantura kemudian menunya tidak tercantum harga, mending cari yang lain," saran seorang netizen.

" Perasaan cumi, kangkung, nasi. Rata-rata harganya gak sampe Rp 50 ribu," tambah netizen lain.

Menjelang puncak arus mudik memang kerap ditemukan warung-warung nakal yang suka mengetok harga makanan seenaknya.

Buat sahabat dream yang akan mudik atau sedang dalam perjalanan mudik, harap lebih teliti dan hati-hati ya.

Beri Komentar
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary