5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Tanpa perawatan, kulit mulus dan lembab jangan kamu harapkan datang secara tiba-tiba.
Walau tak harus pergi ke salon atau klinik kecantikan, setidaknya kulit tubuh dan wajah Sahabat Dream wajib diperhatikan dan dirawat.
Tak perlu ribet, Sahabat Dream cukup miliki produk facial wash, pelembab, dan suncreen, untuk perawatan kulit. Sederhana, bukan?

Tapi, begitu banyak pilihan produk di pasaran kadang justru membuat sebagian dari kita kerap keliru memilih produk dan menyebabkan kulit menjadi rusak.
Tidak hanya salah kandungan bahan, terkadang kita juga keliru malah mendapat produk palsu. Lalu, bagaimana cara yang mudah dan tepat dalam memilih produk perawatan kulit?
" Yang penting, membaca registrasi BPOM-nya. Kalau nomornya terdaftar di Google, berarti sudah diregistrasi. Kandungannya pasti aman," ujar Abraham Arimuko, Ketua Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI) PERDOSKI, di Hotel Morrissey, Jakarta Pusat, Kamis 29 November 2018.
Mengenali kepalsuan kosmetik rupanya tidak bisa cuma dilihat dari kondisi fisiknya saja. Abraham menambahkan, " Dari segi warna dan bau tidak bisa terlihat. Kalau sudah teregistrasi, lebih baik dites alergi di belakang kulit."
Setelah memastikan keaslian produk, Sahabat Dream bisa mencobanya dengan 'puasa' skincare selama dua minggu dengan tujuan memastikan tidak ada efek dari kosmetik lama.
Untuk mengetes keaslian suatu produk kecantikan, Abraham memberi cara, " Coba taruh di belakang telinga, daerah paling sensitif, untuk tes alergi."
" Tunggu tiga hari hingga sebulan. Kalau iritasi atau comedogenic, berarti nggak perlu dilanjutkan," tambah dia.
Beberapa produk kosmetik memang memiliki efek purging atau merusak kulit sebelum memyembuhkan. Namun ternyata, hal ini tidak dianjurkan untuk dipakai di luar resep dokter.

" Produk kosmetik terbagi dua. Ada kosmetik dan medical. Kalau yang ada efek purging itu disebut cosmeceutical, produk seperti itu harus lewat resep dokter. Bukan level dijual bebas," imbuhnya.
Sahabat Dream juga diimbau hati-hati terhadap tawaran produk kecantikan dengan efek instan.
" Itu bahaya. Mudah sekali untuk edit before after. Kalau produk medical harusnya nggak instan. Biasanya, ada kandungan merkuri yang sangat dilarang dan standar terapi pigmen dengan hidroquinon, tapi harus dari dokter."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?