Heboh Bantal Payudara Bisa Atasi Keriput dan Kerutan di Belahan Dada

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 30 September 2019 10:04
Heboh Bantal Payudara Bisa Atasi Keriput dan Kerutan di Belahan Dada
Benarkah bisa?

Dream - Salah satu masalah kecantikan yang sangat ditakuti wanita adalah munculnya keriput dan kerutan di wajah. Namun ternyata tidak hanya di wajah, kerutan juga bisa muncul di area belahan dada.

Munculnya kerutan di area belahan dada memang tak lazim. Kerutan ini disebabkan karena kebiasaan tidur miring.

Tentu kabar ini lebih membuat kaum hawa semakin khawatir dan mencari cara untuk mengatasinya.

Untungnya, sekarang ada alat khusus untuk mengatasi kerutan yang muncul di belahan dada.

1 dari 6 halaman

Dinamakan Pillow Bra, Harganya Hampir Sejuta

Sebuah perusahaan terkenal yang membuat produk anti-aging baru saja meluncurkan bantal untuk payudara. Bantal payudara ini telah dirancang khusus seperti bra untuk melawan kerutan yang muncul di belahan dada.

 shutterstock

2 dari 6 halaman

Menahan Payudara

Sesuai namanya, bantal ini dipakai seperti bra. Bantalannya akan menahan payudara setiap kali pemakainya tidur miring.

Menurut perusahaan tersebut, bantal payudara itu sangat membantu dalam mengatasi masalah lipatan kulit dan kerutan saat tidur miring.

 shutterstock

" Wajib dimiliki oleh mereka yang ingin punya payudara indah," tulis situs perusahaan yang memproduksi bantal payudara ini.

Di situs perusahaan, bantal payudara berwarna merah mudah itu dijual dengan harga US$69 atau Rp977 ribu.

3 dari 6 halaman

Dianggap Produk Aneh dan Tak Berguna

Kemunculan produk yang terdengar asing ini memicu perbincangan hangat di kalangan netizen. Tak sedikit yang menganggapnya sebagai produk aneh dan tidak berguna bagi kaum wanita.

 Pillow Bra

Beberapa bahkan menganggap bantal payudara ini malah membuat wanita tak percaya diri dengan bentuk tubuhnya. " Kerutan belahan dada? Seiring bertambahnya usia, kulit pasti berkerut. Alami. Ini konyol," tulis Joe Sabin.

" Aku sudah tak punya tenaga untuk memikirkan kerutan lainnya selain di wajah," kata Amy Brown. (mut)

Sumber: Times of India

4 dari 6 halaman

Bra Tanpa Kawat Makin Diminati

Dream - Tren fashion tak hanya membahas apa yang bisa dilihat oleh mata publik, namun juga benda pribadi seperti pakaian dalam.

Alat penutup dada alias bra sejatinya telah ditemukan di Perancis pada 1910 silam. Namun tidak semua wanita bisa memakainya.

Di Jepang, masih sedikit wanita yang mengenal bra hingga akhir Perang Duia II. Mereka masih mengandalkan kain untuk melilit dada. Hal ini menyebabkan bentuk payudara cenderung lebih datar.

Hingga di 1946, Koichi Tsukamoto mempelopori pakaian dalam bergaya western seperti bra, korset dan lingerie. Tren pakaian dalam terus berevolusi sepanjang tahun.

  Bra Wacoal

5 dari 6 halaman

" Saat ini sudah banyak bra yang tanpa busa. Namun saat ini orang cenderung memilih yang non wire atau tanpa kawat. Banyak bra mulai berinovasi dengan desain yang mampu menopang meski tanpa kawat," tutur Jilly Lim, Asisten Marketing Dept. Head PT Indonesia Wacoal di acara Wacoal 38th Anniversary, Jakarta, Kamis 19 September 2019.

Lebih Estetik

Selain lebih sehat dan nyaman digunakan, bra tanpa kawat terlihat lebih estetik karena bentuknya yang sleek dan modern. Bra juga didukung dengan adjustable strap yang bisa dilepas-pasang.

  Bra Wacoal

Foto: Deki Prayoga/Dream

Bra kawat tidak berarti menghilang. Beberapa bra juga masih memiliki kawat, namun dengan material plastik tipis dan tersembunyi di dalam foam. Kawat seolah menghilang tanpa mengurangi fungsi penopang tubuh.

6 dari 6 halaman

Bra Travel

Inovasi bra kekinian juga mulai bermunclan. Seperti bra travel yang mampu dilipat tanpa merubah bentuk bra dan praktis dibawa berpergian.

Dari segi desain, bra mulai beralih ke model lebih simpel dan modern. Karakter ini mengikuti tren busana minimalis yang kian digandrungi.

  Bra Wacoal

Foto: Deki Prayoga/Dream

" Selain bra, ada juga berbagai jenis pakaian dalam lain seperti korset dan lingerie," imbuhnya. (ism)

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan