Masuk Kategori Minuman Berperisa, Ini Fakta Seputar Suplemen Kolagen

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 27 Juni 2022 19:36
Masuk Kategori Minuman Berperisa, Ini Fakta Seputar Suplemen Kolagen
Efektifkah pemakaiannya?

Dream - Selain perawatan di salon, menjaga kesehatan kulit juga banyak dilakukan para wanita, bahkan mungkin laki-laki dengan mengonsumsi suplemen. Suplemen kecantikan dan perawatan kulit ini terdiri dari beragam formula dan dijual dengan kandungan tertentu.

Ada pula suplemen berbentuk kolagen yang dapat dikonsumsi dengan cara diseduh sebagai minuman atau kapsul.

Walau suplemen kolagen bukan hal baru di industri kecantikan maupun kesehatan, banyak wanita yang mempertanyakan efektivitas pemakaiannya. Apalagi, suplemen kolagen kian menjamur di pasaran dengan produsen dari berbagai kalangan.

Pertanyaan tersebut dijawab oleh Dokter Kulit, Yessica Tania lewat unggahan di akun Instagramnya. Yessica memperlihatkan hasil riset tahun 2019 yang membuktikan suplemen kolagen mampu meningkatkan hidrasi, elastisitas, tekstur, serta kepadatan kulit.

Riset Seputar Suplemen Kolagen© Instagram @dr.yessicatania

Foto: Instagram @dr.yessicatania

1 dari 2 halaman

Suplemen Kolagen© Instagram @dr.

Foto: Instagram @dr.yessicatania

Meski diakui suplemen kolagen belum diatur secara resmi oleh Food and Drug Administration (FDA), atau lembaga mirip Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia. Efektivitas serta manfaatnya pun belum bisa dipastikan secara objektif.

Untuk pasar Indonesia, BPOM seperti diintip dari laman situs resminya telah mengkategorikan  suplemen kolagen sebagai minuman berperisa.

2 dari 2 halaman

Efek Samping Suplemen Kolagen

Terlepas dari efektivitasnya, konsumsi suplemen kolagen bisa menyebabkan beberapa efek samping. Mulai dari peningkatan asam lambung, perut kembung, reaksi alergi, gangguan pencernaan ringan, hingga batu ginjal.

Secara teori, konsumsi suplemen kolagen bisa menyebabkan batu ginjal. Pasalnya, kolagen yang jenisnya sama dengan protein hewani lainnya, mengandung asam Amino hydroxiproline.

Jenis asam amino tersebut yang bisa memicu batu ginjal. Beberapa penelitian yang dilakukan pada hewan membuktikan bahwa hydroxiproline bisa berperan dalam proses terbentuknya batu oxalate.

Tapi, efektivitas serta efek samping suplemen kolagen masih perlu diteliti lebih lanjut. Sehingga, dua hal tersebut bisa dibuktikan secara pasti. Apalagi, suplemen kolagen juga memiliki kandungan tambahan yang juga bermanfaat bagi kulit.

Jika ingin mengonsumsi suplemen kolagen, pastikan kandungan hydroxiproline di dalamnya serta lakukan pencegahan efek samping agar kondisi kesehatan tetap optimal.

Beri Komentar