Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Eksim - AI Generated
Kulit yang mengalami eksim biasanya lebih rentan kehilangan kelembapan dan mudah bereaksi terhadap berbagai pemicu. Karena itu, penggunaan pelembap untuk eksim tidak sekadar dilakukan setelah mandi, tetapi menjadi salah satu bagian penting dalam perawatan kulit sehari-hari.
Pelembap dapat membantu menjaga kelembapan sekaligus mendukung fungsi lapisan pelindung kulit. Meski begitu, kebutuhan kulit setiap orang tidak selalu sama. Produk yang terasa cukup untuk kulit kering ringan mungkin kurang memberikan perlindungan pada kulit yang sangat kering atau sedang mengalami flare.
Lapisan paling luar kulit bisa dianalogikan seperti susunan dinding bata. Sel kulit berfungsi sebagai batanya, sedangkan lipid, termasuk ceramide, membantu mengisi celah di antara sel tersebut.
Pada kulit eczema, struktur pelindung ini dapat lebih mudah mengalami gangguan. Kondisi tersebut membuat air dari kulit lebih cepat menguap dan berbagai iritan lebih mudah masuk. Akibatnya, kulit dapat terasa kering, kasar, kaku, gatal, hingga menimbulkan rasa tidak nyaman.
Penggunaan moisturizer kulit eksim secara rutin dapat membantu menambah kelembapan, membuat permukaan kulit lebih lembut, serta membentuk lapisan yang membantu mengurangi penguapan air dari kulit.
Itulah sebabnya pelembap sering disarankan untuk digunakan setelah mandi dan kembali diaplikasikan ketika kulit mulai terasa kering. Namun, perlu diingat bahwa pelembap bukan pengganti obat. Produk ini dapat digunakan sebagai bagian dari perawatan, termasuk untuk mendampingi terapi yang direkomendasikan oleh dokter kulit.
Memilih produk untuk kulit yang mengalami eksim perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan tingkat sensitivitas kulit. Berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan:
Tekstur pelembap juga perlu disesuaikan dengan kondisi kulit. Losion umumnya memiliki tekstur yang lebih ringan dan cepat menyerap sehingga praktis digunakan sehari-hari.
Sementara itu, krim biasanya memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi sehingga dapat memberikan sensasi perlindungan yang lebih lama pada area kulit yang kering. Adapun ointment memiliki sifat paling oklusif, tetapi teksturnya juga cenderung lebih berat dan berminyak.
Ketika kulit mengalami kekeringan dan rasa gatal yang cukup berat, krim dengan formula intensif dapat digunakan pada area tertentu. Untuk bagian tubuh yang lebih luas, losion dapat menjadi pilihan yang lebih praktis.

Salah satu pendekatan perawatan kulit eksim dapat dilakukan dengan rangkaian Cetaphil Pro AD Derma melalui tahapan cleanse, repair, moisturize, dan protect.
Rutinitas dapat dimulai dengan Skin Restoring Wash untuk membersihkan kulit secara lembut. Jika terdapat bagian kulit yang sangat kering dan gatal, Pro AD Derma Repair Cream dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Setelah itu, lanjutkan dengan Skin Restoring Moisturizer untuk membantu menjaga kelembapan dan kenyamanan kulit.
Situs resmi Cetaphil Indonesia menyebut Skin Restoring Moisturizer memberikan hidrasi hingga 24 jam, sementara Repair Cream ditujukan untuk kulit yang sangat kering dan gatal.
Kulit sensitif tetap dapat mengalami reaksi terhadap produk tertentu, termasuk bahan yang secara umum dianggap lembut. Karena itu, ketika mencoba pelembap baru, sebaiknya aplikasikan terlebih dahulu pada area kulit yang kecil dan amati responsnya selama beberapa hari.
Hentikan penggunaan apabila muncul sensasi terbakar, kemerahan yang semakin parah, pembengkakan, atau rasa gatal yang berat.
Jika kulit mengeluarkan cairan, muncul kerak, terasa nyeri, mengganggu waktu tidur, atau tidak menunjukkan perbaikan setelah perawatan dasar, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter.
Berapa kali pelembap untuk eksim digunakan?
Pelembap dapat digunakan setelah mandi dan kembali diaplikasikan ketika kulit mulai terasa kering. Frekuensi pemakaian dapat disesuaikan dengan kondisi kulit, kebutuhan sehari-hari, serta anjuran dokter.
Apakah pelembap bisa menyembuhkan eksim?
Tidak. Pelembap berfungsi membantu mengatasi kekeringan dan mendukung skin barrier. Sementara itu, eksim yang sedang aktif dapat membutuhkan pemeriksaan serta terapi medis sesuai kondisi masing-masing.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'