Dian Pelangi
Dream - Hari Raya Idul Fitri akan tiba sebentar lagi. Lebaran adalah momen kebahagiaan karena menjadi hari kemenangan setelah menjalani puasa 30 hari.
Di hari Fitri, setiap manusia seolah terlahir menjadi sosok baru. Saling bermaafan antar sesama untuk menyucikan hati dari segala iri, dengki, dan salah.
Kita saling berkunjung untuk saling memaafkan. Aneka makanan disajikan bagi kerabat dan sahabat.
Tak jarang, busana yang dikenakan di hari lebaran juga menjadi bagian penting perayaan. Banyak yang menggunakan busana kembar satu keluarga di momen spesial Hari Raya Idul Fitri.
Bagi perancang busana muslim, Dian Pelangi, busana kembaran sebaiknya dihindari. Karena belum tentu cocok untuk semua anggota keluarga.
" Ibu, bapak, anak-nak pakai semua baju yang sama. Padahal belum tentu cocok, motif untuk ibu ke bapak atau bahan yang digunakan mungkin tak cocok untuk anak," kata Dian Pelangi.
Agar terlihat kompak, Dian berpandangan tak perlu kembaran. Lebih baik menggunakan warna senada dengan motif dan bahan busana yang sesuai karakteristik masing-masing.

Selain warna baju, Dian menyarankan tak perlu menggunakan busana yang mempunyai desain berlebihan.
Misalnya gaun yang menyapu lantai. Sesuaikan dengan acara dan kondisi agar busana tetap memberikan kenyamanan pengguna.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak