4 Cara Kurangi Level Pedas dalam Masakan

Reporter : Mutia Nugraheni
Jumat, 6 Januari 2023 06:36
4 Cara Kurangi Level Pedas dalam Masakan
Penting untuk menyiasati rasa masakan agar level pedasnya berkurang dan lebih nikmat saat disantap.

Dream - Saat memasak seringkali kita terlalu memasukkan cabai atau lada yang terlalu banyak. Hasilnya, masakan jadi sangat pedas dan kurang bisa dinikmati. Penting untuk menyiasati rasa masakan agar level pedasnya berkurang dan lebih nikmat saat disantap.

Ada beberapa cara yang bisa Sahabat Dream lakukan. Tak terlalu sulit, dan bisa kamu praktikkan saat ingin mengoreksi rasa pedas dalam masakan. Yuk simak empat caranya.

Tambah Bahan
Cara termudah untuk mengurangi level pedas dalam hidangan adalah menambahkan lebih banyak bahan. Jika berupa sup atau rebusan, coba tambahkan lebih banyak air atau kaldu. Tambahkan juga lebih banyak sayuran, protein, atau pati - bahan apa pun yang ada di rumah.

Krengsengan Sapi Pedas Manis, Menu Sedap Akhir Pekan

Tuang Susu
Produk susu sangat bagus untuk menangkal rasa pedas dan dapat menambah efek mild yang nikmat. Bisa tambahkan susu,sour cream, atau bahkan sesendok yoghurt tawar pada setiap sajian, tetapi berhati-hatilah saat menambahkan dan memasak produk susu dengan api besar, karena dapat mengental.

 

 

1 dari 4 halaman

Tambahkan asam
Trik ini dari masakan Thailand, yang biasanya menggunakan banyak sekali cabai. Untuk mengatasi rasa pedas, banyak hidangan Thailand menggunakan asam dalam jumlah banyak seperti jeruk, cuka, atau bahkan saus tomat. Satu sendok makan rasa asam, dapat menyeimbangkan dan menangkal rasa pedas masakan.

Pedas dan Sedapnya Bikin Ketagihan, Ayam Bumbu Rujak Ini Banyak Dipesan di Jakarta

Tambahkan pemanis
Seperti asam, gula atau pemanis lainnya menambahkan unsur rasa berbeda yang bisa menjinakkan rasa pedas. Pastikan saja memberikan taburan gula dalam masakan dalam porsi yang pas dan tidak berlebihan. Efek rasa yang muncul akan menjadi lebih manis gurih.

Sumber: Times of India

2 dari 4 halaman

5 Bumbu Pedas Khas Jepang yang Menyengat Lidah

Dream - Masakan Jepang merupakan salah satu kuliner yang digemari masyarakat Indonesia. Banyak orang menyukainya karena hidangan Jepang memiliki citarasa otentik. Soal rasa, memang cenderung tidak pedas.

Sebenarnya, Jepang juga memiliki bumbu taburan dan campuran yang khas jika ingin membuat sebuah hidangan terasa pedas. Seperti di Indonesia ada sambal, Jepang juga memiliki racikan bumbu pedas yang juga menyengat lidah.

Berikut beberapa bumbu pedas sajian Jepang yang khas. Mungkin kamu juga ingin mencobanya.

Wasabi

Pastikan Konsumsi Wasabi dan Gari Saat Makan Sushi

Wasabi merupakan pasta hijau yang umumnya disajikan dengan sushi dan sashimi Jepang. Kondimen ini mempunyai rasa pedas dan sensasi menyengat yang menembus hidung. Wasabi yang asli dibuat dengan diparut, namun susah untuk mendapatkannya karena hanya tumbuh di mata air tawar. Wasabi juga tersedia dalam bentuk bubuk yang dicampur dengan air hingga teksturnya kental.

Karashi
Karashi atau mustard Jepang adalah pasta kuning yang terbuat dari bubuk biji Brassica Juncea. Saus ini mempunyai rasa yang sangat kuat karena tidak ada campurannya. Pada masakan Jepang, karashi biasanya tersedia sebagai pelengkap natto dan gyoza. Karashi juga sering digunakan sebagai bumbu untuk disantap bersama oden.

 

3 dari 4 halaman

Togarashi (Cabai)

Bubuk cabai

Di Jepang sangat jarang menemukan cabai segar yang dijual, biasanya olahan cabai dijual berupa cabai kering. Togarashi sendiri, merupakan cabai yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, dan biasanya disajikan dalam bentuk botol Shichimi togarashi (cabai dengan tujuh bumbu) atau ichimi togarashi (hanya cabai). Selain populer untuk menjadi kondimen yang melengkapi soba dan udon, shichimi togarashi juga digunakan untuk ramen, gyudon, tonjiru, dan sup Jepang lainnya.

Sansho

Sansho
Sansho adalah tumbuhan asli Jepang. Tumbuhan ini memberi sensasi pedas luar biasa yang mirip dengan lada Szechuan, tetapi variannya berbeda. Kona-zansho, biasa disajikan dalam bentuk bubuk, dan digunakan untuk membumbui masakan belut panggang, yakitori, ramen.

 

4 dari 4 halaman

Rayu (Minyak Cabai)

Rayu merupakan kondimen dengan serpihan cabai merah yang dimasukkan ke dalam minyak wijen. Bumbu ini sering tersedia di toko ramen dan juga sering digunakan untuk cocolan gyoza.

Cara Mudah Bikin Chilli Oil ala Restoran Oriental

Dalam beberapa tahun terakhir, terdapat jenis produk baru populer yang disebut Taberu-rāyu (minyak cabai untuk makan). Produk ini memiliki rasa lebih lembut dari Rayu biasa. Di dalamnya terdapat potongan bawang putih dan digunakan sebagai taburan nasi.


Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita/ Sumber: JapanesFoodGuide

Beri Komentar