TikTok @abintangtimur.
Dream - Bagi Sahabat Dream penggemar roti meses mentega pasti akan langsung tergoda melihat sajian roti gendut bertabur meses yang padat. Langsung ingin membeli dan menyantapnya. Seperti pemilik akun TikTok @abintangtimur.
Ia beberapa waktu lalu membeli roti meses dalam kemasan yang dari luar tampak mesesnya sangat melimpah. Lewat video yang diunggah di TikTok, diperlihatkan tumpukan mesesnya yang menempel pada mentega.
Penuh semangat, ia pun membuka kemasan. " Gue tuh suka makan roti ini ya, apalagi yang cokelatnya sampe keluar-luar gini, mantep," ungkapnya.
Menurutnya, harga roti yang dibelinya itu hanya Rp2.000. Ia pun lanjut memperlihatkan roti yang dibeli dengan membuka lapisannya. Saat dibuka, ternyata bagian dalamnya bikin sedih.

Tak ada mesesnya sama sekali. Meses hanya ada di bagian luar yang terlihat, sementara di dalam roti kosong melompong. " Cokelatnya di luar doang, gak sampe dalem, baiklah dua ribu," ujarnya.
Melihat roti yang kosong tersebut warganet pun ikut berkomentar. Ada yang kasihan, sedih, tapi ada juga merasa terhibur.
" Aduh bang ini kasian, tapi ngakak, maap ya," tulis salah satu akun.
" Semu banget itu mesesnya, harapan hampa," komentar lainnya.
@abintangtimur Roti meisis mantap
♬ original sound - bintangbete
Buat kamu yang berjualan makanan atau suka memesan makanan secara online, bisa tengok ManisdanSedap.com. Selain membantu penggemar kuliner menemukan dan memesan beragam menu favorit, platform ini juga membantu para pemilik UMKM untuk menampilkan jualan mereka sebagai 'etalase'.
Lengkap dengan tombol pembelian langsung menuju ke nomor whatsapp Seller, pembeli dapat berinteraksi dengan Seller dan melakukan transaksi terpisah dari platform. Yuk, bikin usaha kuliner rumahanmu makin dikenal dengan ikutan gabung ke ManisdanSedap.com!
Dream – Yogyakarta bukan hanya dikenal sebagai kota budaya, tapi juga jadi tujuan wisata kuliner otentik. Jika membahas makanan khas Yogyakarta, Sahabat Dream mungkin langsung teringat dengan gudeg dan bakpia.
Selain dua makanan tersebut ada lagi yang wajib dicicipi jika sedang berkunjung ke kota pelajar ini, yaitu roti Kembang Waru. Roti ini kabarnya sudah ada sejak zaman kerajaan Mataram.
Dulu disajikan sebagai teman jamuan minum teh. Dikutip dari akun Instagram resmi @visitingjogja, roti Kembang Waru memiliki 8 sudut yang ternyata mengandung makna berupa unsur alam, yaitu air, api, angin, bulan, bintang, langit, bumi, dan matahari.
Salah satu yang masih membuat roti klasik ini adalah warung roti " Pak Bas & Bu Gidah" yang sudah ada sejak 1983. Lokasinya ada di Kota Gede. Keunikan roti adalah cara membuatnya masih sangat tradisional.

Memanggangnya menggunakan oven arang. Dicetak satu per satu oleh ibu Gidah sendiri yang sudah sepuh. Nama Kembang Waru ini ternyata juga berupa singkatan yang artinya cukup dalam yaitu KEMbalilah BANGsaku WAjib RUkun.
Kalau kamu penasaran bagaimana cara membuatnya, datang pagi-pagi sekali ke warung roti ini. Intip dulu videonya, dijamin ingin langsung menyantap roti nikmat ini hangat-hangat.
View this post on Instagram
Komentar warganet pun bermunculan. Seperti dari akun @dewi_sugiharto, “ Memang enak kuenya msh resep zaman dulu blm mengenal toping2an kyk skrg . Jadi ngiler liatnya tunggu habis Ppkmnya baru otw Jogja lagi,” tulisnya.
Lalu akun @em.nugroho, berkomentar “ Legend banget nih,dulu sering banget dibeliin sama bapak kalo lagi ada kerja di Jogja,eh sekarang kuliah di Jogja dan baru ingat lagi sama roti ini habis liat video ini, jadi pengen beli" .
Laporan : Delfina Rahmadhani