Cerita Museum Otak-otak Tertua di Busan Bikin Lapar

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 24 September 2020 07:12
Cerita Museum Otak-otak Tertua di Busan Bikin Lapar
Olahan ikan dari Busan sangat terkenal di dunia.

Dream - Bagi Sahabat Dream yang suka dengan hidangan Korea, mungkin sudah akrab dengan kimchi, kimbap, ramyun atau tteokbokki. Ada satu lagi camilan dari ikan yang begitu populer di Korea yaitu odeng atau eomuk.

Biasanya eomuk dijual di jalanan-jalanan Korea, baik yang digoreng maupun dilengkapi dengan kuah. Nah ada satu kedai yang sangat legendaris, letaknya di Busan yaitu Samjin Fish Cake Bakery.

Didirikan pada 1953, Samjin adalah produsen otak-otak atau kue ikan tertua di Busan. Dikutip dari Culture Trip, Busan yang merupakan kota terbesar kedua di Korea, terkenal sebagai penghasil seafood yang segar dan lezat.

Terletak di pesisir, rumah bagi pasar ikan terbesar di Korea dan secara historis sangat bergantung pada sumber makanan laut. Ini adalah salah satu alasan mengapa 'otak-otak ikan Busan' menjadi populer di seluruh Korea bahkan di dunia.

 

1 dari 6 halaman

Bikin Sendiri

Otak-otak ikan Busan cenderung sedikit lebih tebal, dan rasanya lebih gurih daripada di tempat lain di negara ini. Di kota ini juga ada Museum Samjin Amook. Biasanya, museum ini didatangi wisatawan baik lokal maupun internasional.

Samjin Amook© Shutterstock

Museum tak terlalu besar namun sangat berkesan. Di dalamnya, pengunjung bisa membuat eomuk sendiri yang jenisnya sangat beragam. Kita juga bisa melihat sejarah Samjin yang didirikan oleh Park Jae-Deok.

 

2 dari 6 halaman

Sudah Ada di Indonesia

Ada mesin tua yang dulu digunakan untuk mengolah bakso dan otak-otak ikan. Samjin juga yang membuat tren menjual otak-otak ikan dan produk seafood goreng lainnya jadi sangat modern dengan menyajikannya dalam display menarik seperti toko roti.

Samjin Amook© Instagram Samjin Amook Indonesia

Hidangan ini juga sangat populer di Jepang. Samjin juga kini ada di Indonesia dan gerai-gerainya sudah ada di beberapa mal di Jakarta. Apakah Sahabat Dream sudah pernah mencobanya?

3 dari 6 halaman

4 Fakta Hidangan Korea yang Tak Banyak Diketahui

Dream - Kimchi, japchae, tteokbokki, Korean barbeque, merupakan beberapa hidangan asal Korea Selatan yang sangat populer di Indonesia. Kuliner dari negeri ginseng dengan mudahnya diterima di banyak negara, seiiring dengan gelombang K-Pop.

Restoran Korea di Indonesia pun bermunculan dan cukup laris. Ada yang tetap menjaga keotentikan rasa, tapi ada juga juga melakukan penyesuaian agar lebih bisa diterima.

Mungkin Sahabat Dream sudah sering menyantap hidangan Korea atau malah bisa memasaknya. Tapi empat fakta soal kuliner Korea Selatan ini banyak yang belum mengetahuinya. Apa saja?


1. Ada ratusan jenis kimchi

Begini Cara Membuat Kimchi, Makanan Khas Korea yang Sehat© MEN

Jangan berpikir kalau kimchi hanya berupa sawi putih yang difermentasi. Jenis kimchi faktanya sangat bergam, bahkan bisa mencapai ratusan, biasanya tergantung dari daerah penghasil sayuran yang diolah menjadi kimchi.

Ada yang terbuat dari lobak, timun, sawi hijau, buah, daun perilla dan masih banyak lagi. Metode fermentasi saat membuat kimchi merupakan trik warga Korea tetap bisa makan sayur ketika musim dingin datang, di mana sayuran tak bisa tumbuh sama sekali.

 

4 dari 6 halaman

2. Beras digunakan untuk membayar pajak

Bibimbap© Pixabay

Nasi/ beras selalu menjadi hal mendasar dalam masakan Korea dan kehidupan Korea secara umum. Nilai beras menjadi begitu tinggi sehingga pernah digunakan sebagai mata uang dan untuk membayar pajak selama tiga periode masa Kerajaan. Beras dipandang sebagai hidangan mewah dan para petani yang menanam tidak dapat memakannya.

 

5 dari 6 halaman

3. Hidangan yang sama di kerajaan dan di kuil

Japchae© Shutterstock


Beberapa item menu yang ditemukan saat menikmati masakan kerajaan dapat ditemukan saat menyantap makanan kuil. Ini karena pelayan dapur sudah terlalu tua untuk bekerja di istana, mereka akan pensiun untuk bekerja di kuil sebagai biarawati, dan banyak makanan yang sama dipindahkan.

 

6 dari 6 halaman

4. Korea adalah salah satu konsumen bawang putih terbesar di dunia

Kimbap© Kimbap


Sebagian besar hidangan Korea menggunakan bawang putih sebagai bumbu. Mulai dari hanya diiris, dipanggang, dimakan mentah, dihaluskan, dijadikan bubuk dan masih banyak lagi. Data menunjukkan bahwa Korea Selatan mengonsumsi rata-rata 7,6 kilgram per kapita. Luar biasa, bukan?

Beri Komentar