Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kepala BPOM Penny Lukito (kedua Dr Kanan) Pemilik PT Hassana Boga Sejahtera Lutfiel Hakim (ketiga Dari Kanan). (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Pemilik PT Hassana Boga Sejahtera, produsen makanan pendamping air susu ibu, Bebiluck, Lutfiel Hakim mengakui lalai perihal administrasi dan produksi.
Dia berjanji akan memproduksi makanan pendamping ASI yang lebih baik ketimbang sebelumnya.
"Ke depannya kami akan memproduksi dengan lebih baik lagi. Dengan menaati peraturan perundang-undangan dan prosedur tentang memproduksi makanan dengan benar," kata Lutfiel, Senin, 19 September 2016.
Lutfiel mengharapkan bantuan BPOM untuk membina perusahaan miliknya. Selain itu, dia memastikan akan menarik peredaran Bebiluck di pasaran.
"Kami akan menghentikan produksi makanan pendamping ASI tersebut dan akan menarik produk tersebut dari peredaran hingga pemusnahan dengan pantuan dari BPOM," kata dia.
Produk Bebiluck, kata dia, telah menyebar di Pulau Jawa, Kalimantan dan Sumatera. Usai penyegelan oleh BPOM tersebut, dia telah memberikan edaran kepada agen (reseller) yang bergerak melalui dunia maya untuk menghentikan proses penjualan.
Menanggapi pernyataan itu, Kepala BPOM Penny Lukito memberi waktu perusahaan tersebut untuk mengurus izin edar dan memperbaiki proses produksi.
"Jangka waktunya secepatnya (memperbaiki sistem), setelah ini akan kami klarifikasi," kata Penny.
Kasus makanan pendamping ASI Bebiluck itu muncul pertama kali dari pengaduan masyarakat pada Mei 2015. Tak lama setelah itu, Balai POM di Serang melakukan penelusuran ke sarana produksi Bebiluck di Pondok Pucung, Tangerang.
Hasil yang didapatkan, lokasi tersebut memiliki sanitasi yang tak higienis. Selain itu, pada awal pendaftaran produk, PT Hassana Boga Sejahtera terdaftar sebagai produsen Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Padahal, skala produksi perusahaan tersebut telah melebihi kategori industri rumah tangga.(Sah)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan