Puluhan Petani di Spanyol Ikut Lomba Tomat Terjelek

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 16 September 2021 16:12
Puluhan Petani di Spanyol Ikut Lomba Tomat Terjelek
Peserta mengirimkan tomat berjenis Marmande yang paling jelek.

Dream – Acara perlombaan biasanya dijadikan ajang untuk mencari yang terbaik, tapi di Spanyol ada versi sebaliknya. Ada perlombaan yang diikuti puluhan petani untuk menemukan siapa yang menanam tomat paling jelek.

Kontes tomat terjelek ini diadakan setiap tahun di kota Tudela, Spanyol. Para petani berpartisipasi dengan semua tomat mereka yang tampak jelek. Festival ini juga disebut sebagai Tomat Jelek Tudela.

Puluhan peserta mengirimkan tomat berjenis Marmande yang paling jelek. Seorang peserta Santos Martinez berkata, “ mereka menjadi jelek karena kami memiliki beberapa lebah yang membuatnya berkecambah. Lebah membawa serbuk sari dari satu tempat ke tempat lain, tapi dalam kasus ini ada yang tidak beres”.

Pemenang tahun ini adalah Marisol dan Vincentte Martinez yang mendapat hadiah berupa ham Iberia, produksi Spanyol dan Portugal yang diawetkan.

“ Ya, kami tidak menumbuhkan yang jelek untuk datang ke kontes. Tomat yang jelek keluar secara kebetulan,” kata para pemenang.

 

1 dari 6 halaman

Budaya Spanyol memang selalu bisa menarik pengunjung dari seluruh dunia. Tomat juga membuat negara ini menjadi tujuan wisata karena adanya festival La Tomatina dan lari banteng yang sangat populer.

La Tomatina© Shutterstock

Dilansir dari Foodndtv, La Tomatina merupakan festival tomat yang diadakan di kota Valencia di Bunol, Spanyol Timur. Para peserta ditantang untuk saling melempar tomat dan terlibat dalam peraduan tersebut dengan tujuan menghibur masyarakat.

Duh, jadi ingin jalan-jalan ke Spanyol ya, Sahabat Dream.

Laporan: Elyzabeth Yulivia/ Sumber: FoodNDTV

2 dari 6 halaman

5 Festival Makanan Seru yang Jadi Magnet Wisatawan

Dream - Perayaan atau festival yang khas di sebuah daerah atau negara pastinya punya daya tarik tersendiri. Ada cerita sejarah, budaya serta semangat melestarikan dan kegembiraan di dalamnya.

Makin bikin penasaran jika festival yang digelar bertema makanan. Bukan hanya menarik bagi wisatawan lkal tapi internasional. Dalam situasi pandemi seperti sekarang, mungkin festival yang mengundang kerumunan ini dihentikan sementara.

Bukan tidak mungkin setelah pandemi berakhir festival makanan super seru ini bakal digelar kembali. Sahabat Dream penasaran apa saja festival tersebut? Yuk simak.

Omelet Raksasa di Prancis

Omelet raksasa© Actu.fr

(foto: Actu.fr)

Menurut cerita, Napoleon sangat suka menu telur dadar yang ia santap saat berada di Bessieres Prancis. Hal ini membuat ia memerintahkan agar setiap telur yang ada di kota itu dipecahkan dan diolah menjadi telur dadar raksasa untuk pasukannya.

Masyarkat Bessieres melanjutkan tradisi tersebut hingga hari ini. Biasanya mereka mengolah 15.000 telur menjadi omelet. Beberapa kota lain di Prancis juga menyelenggarakan festival ini setiap tahun, seperti Abbeville, Louisiana, yang merayakan dengan masak 5.000 telur pada bulan Oktober.

 

3 dari 6 halaman

La Tomatina, Spanyol

La Tomatina© Shutterstock

Disebut sebagai pertarungan tomat terbesar di dunia, Bunol di wilayah Valencia Spanyol telah menjadi tuan rumah La Tomatina sejak 1940-an. Jika Sahabat Dream ingin berpartisipasi, rencanakan perjalanan ke Spanyol pada bulan Agustus. Saling 'perang' tapi kegirangan, hal itulah yang dirasakan mereka yang datang ke festival lempar tomat ini.

 

4 dari 6 halaman

Olney Pancake, Inggris

Olney Pancake© Shutterstock

Sebuah legenda mengatakan bahwa penduduk Olney Inggris, telah menjalankan balap Olney Pancake sejak 1445. Balapan berupa lomba lari sambil membawa pancake dalam wajan besi cor. Perlombaan kini telah berkembang menjadi kompetisi internasional. Bukan hanya warga negara Inggris yang terlibat tapi juga warga negara lain.

5 dari 6 halaman

Gilroy Garlic Festival

Gilroy Garlic© Shutterstock

Merupakan festival bawang putih yang digelar di akhir musim panas di California, Amerika Serikat. Dibuat dapur luar ruangan dengan api besar di mana koki menyiapkan hidangan yang kaya bawang putih. Seperti cumi bawang putih, kentang goreng, dan roti bawang putih. Ada juga es kri bawang putih. Mau coba?

 

6 dari 6 halaman

Battle of Oranges, Italia

Merupakan pertarungan makanan selama tiga hari yang dimulai pada Abad Pertengahan. Gelaran Battle of Oranges ini dilakukan tepat sebelum perayaan Mardi Gras setiap tahun di Ivrea, Italia, di utara Turin.

Selama 'pertempuran', warga kota dibagi menjadi sembilan regu berseragam. Mereka melempar jeruk seakan menyerang musuh yang datang - dengan baju besi- menggunakan gerobak yang datang dari pusat kota. Seru!

Laporan Radhika Nada/ Sumber: TravelChannel

Beri Komentar