Teh CTC, Alternatif Kopi yang Lebih 'Melek'

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Kamis, 8 Agustus 2019 06:48
Teh CTC, Alternatif Kopi yang Lebih 'Melek'
Teh ini diciptakan oleh orang Inggris sebagai pengganti kopi dan teh murni atau orthodox.

Dream - Kopi seringkali dijadikan sebagai 'obat kantuk'. Minuman ini biasa dinikmati di pagi hari sebelum beraktivitas. Tapi ternyata, yang bisa bikin mata melek enggak cuma kopi saja, loh.

Untuk menahan kantuk, bisa mengonsumsi teh mamri. Teh yang juga disebut CTC, karena mengandalkan metode Cut, Tear and Curl, memiliki tingkat kafein lebih tinggi dibandingkan kopi. Teh ini diciptakan oleh orang Inggris sebagai pengganti kopi dan teh murni atau orthodox.

 Teh CTC

" Dulu tidak semua orang bisa menikmati teh orthodox karena harganya mahal sehingga hanya bisa diminum oleh para bangsawan. Selain itu, masyarakat Inggris juga ingin menemukan alternatif dari kopi," papar Jerry Singh, CEO Chaiholics, di peluncuran Chaiholics JW Marriott, Jakarta, Rabu 7 Agustus 2019.

CTC merupakan teknik pengolahan daun teh dengan cara digiling menjadi bentuk gumpalan dan biasa diberikan berbagai macam rasa seperti masala, serai, jahe, dan cokelat.

1 dari 1 halaman

Rasanya Lebih 'Medhok'

Berbeda dengan teh orthodox yang masih menonjolkan keaslian daun teh, proses pengolahan CTC membuat kadar kafein di dalamnya semakin tinggi hingga melebihi kopi.

 Teh CTC

Teh ini dapat dijadikan sebagai alternatif kopi yang lebih sehat karena kaya akan antioksidan. Dari segi rasa, teh CTC memiliki rasa yang lebih 'medhok' dan warna gelap dibandingkan dengan teh orthodox.

" Teh CTC sangat high fermented dan lebih strong. Sangat cocok dipadukan dengan susu, creamer dan gula. Berbeda dengan teh orthodox yang lebih fruity," ia menambahkan.

Beri Komentar
Pengalaman Hidup Berharga Chiki Fawzi di Desa Ronting