3 Cara Manfaatkan Bisnis Selama Musim Lebaran

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 25 Juni 2017 07:03
3 Cara Manfaatkan Bisnis Selama Musim Lebaran
Perlu taktik untuk menjaga omzet selama periode ini.

Dream – Hari Raya Idul Fitri akhirnya tiba. Bagi pebisnis, omzet bisa saja turun atau sebaliknya, meningkat saat musim Lebaran.

Perlu taktik khusus untuk menjaga omzet tetap stabil, atau meningkatkannya. Mereka biasaya cerdas memilih produk-produk yang bakal laris manis bak kacang goreng saat musim Idul Fitri.

Tanpa promosi pun, permintaan semakin kencang. Namun, untuk produk-produk lainnya, pebisnis harus putar otak supaya tetap kecipratan bisnisnya.

Pebisnis memang menunggu musim ini karena konsumen punya pemasukan tambahan, yaitu Tunjangan Hari Raya (THR). Tentunya, selain membeli keperluan Idul Fitri, konsumen juga melirik kebutuhan lainnya.

Dilansir dari cekaja.com Sabtu 25 Juni 2017, ada tiga cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan omzet bisnis selama periode Lebaran.

Hadiah atau Bonus

Siapkan hadiah atau bonus untuk menarik setiap pembelian di musim Lebaran. Walaupun kecil, pembeli akan terkesan dan merasa istimewa.

Atau berikan hadiah untuk pembelian dengan nominal tertentu. Dengan cara kedua, konsumen akan mengeluarkan uang berlebih untuk berbelanja. Tentunya ini bisa meningkatkan omzet bisnis. Pilihlah hadiah yang membuat konsumen rela melakukan sesuatu untuk mendapatkannya.

Diskon

Potongan harga selalu efektif untuk membuat para pembeli langsung tertarik dan rela merogoh koceknya untuk membeli sebuah produk. Berilah diskon yang besar, tapi masih akal. Artinya, pebisnis masih mendapatkan untung yang lumayan walaupun ada potongan harga.

Lalu, berikan diskon untuk periode waktu terbatas supaya konsumen tak pikir panjang untuk belanja. Dengan periode ini, pembeli cemas kelewatan kesempatan untuk mendapatkan diskon tersebut.

Produk Spesial Lebaran dengan Stok Terbatas

Pebisnis lebih baik membuat produk spesial Idul Fitri dengan edisi terbatas. Misalnya, kemasannya dirancang bertema Lebaran. Tentu ini menarik karena sesuai dengan momennya.

Misalnya, produk permen yang kemasannya tema Lebaran. Konsumen akan terpikir untuk membelinya sebagai sajian Lebaran. Tak ada salahnya menambah sajian Lebaran dengan permen di samping kue kering. (ism) 

Beri Komentar