3 Hikmah Kondisi Ekonomi 2015 Buat Indonesia

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 28 April 2016 12:44
3 Hikmah Kondisi Ekonomi 2015 Buat Indonesia
Meski tumbuh positif, ekonomi Indonesia sempat menghadapi tekanan dari dalam dan luar negeri. Ini 3 pelajaran yang diambil BI dan pemerintah

Dream - Perekonomian Indonesia masih tumbuh positif pada tahun 2015. Padahal, perekonomiannya mendapatkan tekanan eksternal dan domestik. Pengalaman kondisi ekonomi tahun lalu memberian banyak pelajaran bagi Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus D. W. Martowardojo, menjelaskan tekanan tekanan global yang dihadapi Indonesia itu berasal dari ketidakseimbangan pemulihan ekonomi dua negara besar dunia. Di saat Amerika Serikat mulai pulih, perekonomian Tiongkok justru melambat.

Situasi global ini pun berimbas pada perekonomian Indonesia ditandai dengan kinerja ekspor Indonesia merosot akibat anjloknya harga komoditas dunia. Serta sumber-sumber pendanaan domestik yang kurang berkembang.

Antisipasi pun ditempuh pemerintah dan BI dengan bergantung pada sumber pembiayaan luar negeri.

" Perekonomian Indonesia selama tahun 2015 telah memberikan kita tiga pelajaran penting," kata Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus D. W. Martowardojo, dalam peluncuran " Laporan Perekonomian Indonesia" di kompleks BI, Jakarta, Kamis 28 April 2016.

Pelajaran pertama, kata Agus, adalah perlunya kebijakan makroekonomi diterapkan secara disiplin, hati-hati, konsisten, dan tepat waktu. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Pelajaran kedua adalah penerapan kebijakan makroekonomi ini perlu dukungan dari para regulator, seperti BI dan pemerintah pusat. Adanya kerja sama dalam menerapkan kebijakan ini bisa mengeluarkan Indonesia dari goncangan ekonomi.

" Dukungan ini juga bisa menempatkan perekonomian pada posisi yang tepat untuk mendapatkan momentum tambahan," kata dia.

Yang ketiga, kata mantan menteri keuangan ini, adalah pentingnya implementasi reformasi struktural dan diversifikasi sumber pertumbuhan ekonomi yang bisa memperkuat pondasi ekonomi. Dengan begitu, perekonomian pun menjadi lebih berdaya tahan dan tumbuh secara berkelanjutan.

" Berbagai pelajaran itu menjadi bekal penting karena kami yakin tak ada kebetulan dari dinamika suatu bangsa," kata dia.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More