3 Keterampilan yang Wajib Dikuasai untuk Bertahan Hadapi Resesi 2023

Reporter : Elvira F Saudi
Senin, 21 November 2022 13:36
3 Keterampilan yang Wajib Dikuasai untuk Bertahan Hadapi Resesi 2023
Pastikan juga kita memiliki skill atau kemampuan khusus jika ingin bertahan selama resesi.

Dream - Resesi menjadi kambing gitam setelah banyak perusahaan raksasa dunia memutuskan efisien lewat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Tak hanya korporasi multinasional, langkah yang sama juga mulai dilakukan perusahaan nasional terutama startup yang bergerak di bidang teknologi.

Meski penyebab layoff tak bisa sepenuhnya akibat resesi, namun dampaknya kini juga mulai dirasakan pada level mikro. Secara makro, resesi membuat PDB negara menurun dan kegiatan impor lebih besar daripada ekspor. Secara mikro, daya beli masyarakat semakin melemah.

Praktisi Islamic Finance, Greget Kalla Buana mengatakan, upaya terkecil agar bisa bertahan dari dampak resesi adalah kemampuan mengendalikan arus kas keuangan pribadi atau keluarga menjadi lebih moderat.

Pengendalian ini bermakna tidak berlebih-lebihan dalam menggunakan uang tapi tidak juga pelit.Pastikan juga kita memiliki skill atau kemampuan khusus jika ingin bertahan selama resesi.

Selama 10 tahun terakhir, trend dunia berubah, begitu pula dengan trend skill yang diminati berbagai perusahaan, ikut berubah. Tak selamanya negatif, resesi juga bisa jadi ajang momentum perubahan diri mennjadi yang lebih baik, lho.

" Resesi ini sebenarnya momentum, perilaku yang kita ubah menuju resesi, itu berlaku selamanya," ujar Greget saat ditemui jurnalis Dream di Pos Bloc Jakarta, Jakarta Pusat.

Greget memaparkan kemampuan atau skill apa yang wajib Sahabat Dream miliki untuk survive selama resesi. Kira-kira apa saja?

1 dari 3 halaman

Kemampuan Teknologi

 

3 skill resesi© Dream.co.id/Elvira Saudi

Kemampuan mengaplikasikan teknologi untuk membantu proses kehidupan mungkin bukan lagi hal baru. Tapi seiring berjalannya waktu, kecakapan teknologi juga semakin berkembang.

Mungkin Sahabat Dream sudah familiar dengan berbagai istilah seperti Data Analyst, Data Scientis, UI/UX Designer, Copywrtiter, Digital Marketing, SEO Specialist, Social Media Strategist, dan masih banyak istilah baru lainnya. Deretan profesi ini mulai berkembang beberapa tahun terakhir dan semakin bercabang.

Kondisi ini menunjukan semakin masif teknologi berkembang di sekitar kita. Memiliki skill teknologi bisa membantumu memiliki nilai lebih untuk bertahan. Apalagi hampir semua aspek kehidupan kita sekarang bergantung pada teknologi.

Sahabat Dream bisa meraih skill teknologi melalui banyak hal, salah satunya kursus ataupun bootcamp. Saat ini sudah banyak kursus dan bootcamp yang berbasis teknologi yang dapat mengakselerasi karir maupun kemampuan individu.

" Kita harus punya kemampuan teknologi. Kemampuan teknologi nggak hanya di kredensial, tapi lebih dari itu"

Yang dimaksud dengan kredensial di sini adalah kemampuan untuk menunjukan kompetensi menggunakan teknologi untuk membantu proses bisnis berjalan dengan baik. Intinya, kemampuan teknologi tak hanya tentang mampu mengoperasikan aplikasi, tapi juga dapat memanfaatkan teknolgi untuk kemudahan hidup dan bisnis.

2 dari 3 halaman

Kemampuan Berbahasa

3 skill resesi© Dream.co.id/Elvira Saudi

Bahasa adalah kunci dari segala ilmu. Namun, bahasa yang dimaksud bukan hanya mahir dalam mengartikan kata, tapi juga bagaimana berkomunikasi dan interpretasi.

Banyak orang beranggapan bahwa orang yang menguasai banyak bahasa berarti hebat. Padahal, bagaimana cara dia berkomunikasi dengan berbagai bahasa tersebut itulah yang menjadi kuncinya.

" Percuma kita menguasai banyak bahasa, tapi tidak bisa komunikasi" tambah Greget.

Dengan komunikasi yang baik di berbagai bahasa, secara tak langsung kita membuka diri terhadap berbagai peluang yang ada. Bahasa juga bisa menjadi nilai jual lebih di mata perusahaan, apalagi kalau Sahabat Dream menguasai bahasa yang tidak awam.

3 dari 3 halaman

Menguasai 1 kemampuan secara meyeluruh.

 

3 skill resesi© Dream.co.id/Elvira Saudi

Dalam resesi yang serba tidak menentu, penting bagi kita memiliki kemampuan khusus secara mendalam. Hal ini juga disampaikan Greget pada Talkshow 'Mengelola Keuangan Menuju 2023' yang merupakan bagian dari program Kejar Mimpi Action Nation CIMB Niaga pada Sabtu, 19 November kemarin.

" Orang yang specialist, atau pakar, berarti dia sudah menguasai, memahami pemahaman kerja selama 10.000 jam," papar Greget.  

Sebaiknya, Sahabat Dream memilih 1 atau 2 kemampuan yang mau diasah secara mendalam. Hal ini akan membantu seseorang menjadi lebih 'mahal' nilai jualnya. Spesialisasi bidang ini tak hanya memahami bidang tersebut, tapi juga tahu bagaimana menempatkan orang di pos-pos tertentu, dan mengelola manusia di dalamnya.

Perusahaan atau pihak yang ingin berkolaborasi tentu akan memilih orang yang memahami 1 bidang secara mendalam dibanding orang yang tahu banyak tapi tidak mendalam, untuk mengurangi resiko kesalahan di kemudian hari.

Sahabat Dream tak perlu khawatir jika bingung bagaiman caranya menjadi specialist. Sekarang sudah banyak platform digital yang menyediakan informasi, kursus, mau pun bootcamp untuk membatu Sahabat Dream belajar dan menguasai bidang tertentu.

Beri Komentar