Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kadang, Orang Malas Mencari Pekerjaan Karena Kurang Motivasi.
Dream – Kekurangan motivasi kerja bukan berarti seseorang akan sulit menemukan pekerjaan. Beruntunglah kamu yang memiliki sifat pemalas karena masih ada beberapa pekerjaan yang tidak mengharuskan kamu bergerak aktif atau morat-marit mencari klien.
Jika teman dan keluarga meminta seseorang untuk keluar dan mencari pekerjaan nyata, itu bukanlah satu-satunya cara untuk mencari nafkah.
Banyak pekerjaan “ non tradisional”yang tersedia bagi mereka yang lebih fokus pada kehidupan daripada bekerja sampai mati.
“ Tidak semua orang bisa bekerja dengan pekerjaan nyata. Kalau tidak semua orang bisa mendapatkan pekerjaan konvensional, mengapa tidak menjadi salah satu individu yang sejahtera dengan pekerjaan non konvensional?” kata penulis buku, Ernie J. Zelinksi, dalam buku Real Success wihtout A Real Job, dilansir dari CheatSheet, Kamis 30 Maret 2017.
CheatSheet memerinci ada tiga pekerjaan yang sesuai bagi mereka yang ingin menghindar dari “ pekerjaan nyata”
© Dream
Banyak rumah sakit dan fasilitas medis yang mencari orang menjadi partisipan kajian tentang tidur. Perlu diketahui bahwa peserta harus memenuhi kriteria sebelum resmi bergabung.
Mayoritas studi menawarkan beragam pembayaran upah yang bervariasi, tapi tetap bisa mengumpulkan pundi-pundi uang yang banyak jika bijak dalam memilih kajian tentang tidur. Baru-baru ini, NASA menawarkan partisipian kajian tidur dengan upah US$18 ribu (Rp239,8 juta) untuk tinggal di kasur selama 70 hari.
© Dream
Kerjanya simple, menguji setiap furnitur. Misalnya, hanya duduk-duduk di sofa untuk merasakan pengalamannya dan menuliskan review.
Gajinya pun lumayan, sekitar US$31 ribu per tahun (Rp412,99 juta) berdasarkan situs karier, Simply Hired.
© Dream
Nah, pemilik rumah mewah sering menyediakan kulkas penuh makanan dan minuman. Jadi, penguji bisa menyimpan uang tunainya untuk pergi berbelanja. Pekerjaan ini cukup mudah, yaitu menunggui rumah mewah yang ditinggal pergi oleh pemiliknya.
“ Dengan sedikit kreativitas dan rasa petualang, Anda bisa hidup layaknya manusia satu juta dolar walaupun bukan seorang jutawan,” kata penulis buku, Todra Payne, dalam buku The House Sitter’s Guide” How to Borrow Luxury Homes.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya