5 Tips Mengelola Uang yang Bisa Berubah Menyesatkan

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 8 Maret 2016 07:15
5 Tips Mengelola Uang yang Bisa Berubah Menyesatkan
Awalnya terdengar baik, namun jika dijalankan tak sepenuhnya benar. Malah kamu bakal terjerumus masalah lebih besar

Dream - Untuk urusan mengolah keuangan, ada banyak saran yang beredar di luar sana. Kamu bisa mendapatkan lewat internet, buku, atau membaca beragam ulasan dari berbagai media.

Mereka umumnya berbagi tips sekaligus trik bagaimana mengelola keuangan secara baik agar kehidupan kita aman secara finansial.

Namun ada kalanya saran-saran keuangan yang bertujuan baik tersebut tidak bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa saran malah menjerumuskan kita melakukan kesalahan dalam mengelola keuangan sehingga kehidupan finansial semakin sulit.

Mengutip laman cheatsheat.com, Selasa, 8 Maret 2016, berikut beberapa saran keuangan yang sering ditemui yang kadang-kadang tidak menjadi masalah ketika dilanggar:

1. Jangan pernah mau digaji rendah

 

1 dari 5 halaman

Jangan Mau Digaji Rendah

Dream - Versi yang lebih baik dari saran ini adalah 'jangan pernah mau digaji rendah tanpa sebuah alasan yang baik'. Meskipun Anda tidak ingin menjual diri dalam jangka pendek, kenyataannya adalah bahwa karier tidak pernah bergerak dalam garis yang benar-benar lurus. Untuk sampai ke tujuan yang Anda inginkan, Anda mungkin perlu untuk mengambil jalan alternatif, termasuk menerima pekerjaan dengan gaji sedikit lebih rendah.

Jika Anda memang sedang membutuhkan pekerjaan atau pindah ke daerah lain dengan biaya hidup yang lebih rendah, menerima pekerjaan dengan gaji lebih rendah tidak akan menjadi masalah. Anda juga 'diperbolehkan' mengambil pekerjaan dengan gaji lebih rendah jika ingin memulai karier dari bawah atau ingin bekerja di lingkungan kerja baru yang bisa mengurangi stres. Meski gaji yang lebih rendah tidak pernah menyenangkan, namun bisa membantu Anda untuk maju pada akhirnya.

 

2 dari 5 halaman

Hentikan Kebiasaan Belanja Barang Tak Perlu

Dream - Jika ada satu tips universal tentang keuangan, yang satu ini paling sering muncul: Hentikan kebiasaan belanja barang yang tidak Anda butuhkan. Ini saran yang masuk akal bagi banyak orang, terutama mereka yang terjerat utang kartu kredit dan tidak dapat menyimpan uang karena kebiasaan belanja yang tidak terkontrol.

Namun aturan ini jika terlalu kaku diterapkan akan membuat Anda merasa menyesal. Kadang-kadang menghabiskan uang untuk sesuatu yang besar diperlukan dan layak untuk dilakukan. Hal ini terutama berlaku ketika Anda menghabiskan uang untuk mendapatkan pengalaman, bukan barang. Membelanjakan uang untuk mendapatkan pengalaman akan meningkatkan kebahagiaan Anda, menurut penelitian.

" Jika Anda terlalu royal saat berbelanja, Anda akan kehilangan fokus untuk menabung atau mencapai tujuan keuangan Anda," kata Maggie Baker, seorang psikolog asal Philadelphia yang mengkhususkan diri dalam masalah keuangan, kepada LearnVest. " Tapi jika Anda tidak pernah royal dalam berbelanja, Anda akan merasa frustrasi dan kalah, dan berpikir 'Ini tidak menyenangkan'," katanya.

 

3 dari 5 halaman

Beli Rumah Lebih Baik Daripada Menyewa

Dream - Salah satu saran bijak lama mengatakan Anda sebaiknya tidak menyewa rumah jika Anda mampu untuk membelinya. Namun perubahan di pasar perumahan memperlihatkan membeli rumah tidak lagi menjadi cara pasti untuk menjadi kaya.

Menurut laporan terbaru dari Beracha, Hardin & Johnson Buy vs. Rent Index, harga real estat yang tinggi di beberapa kota utama Amerika termasuk Dallas, Denver, dan Houston menunjukkan bahwa menyewa lebih baik daripada membeli. Di kota-kota seperti Miami, Pittsburgh, dan Seattle, keuntungan dan kerugian antara menyewa dan membeli masih seimbang.

Meski membeli rumah bisa menjadi semacam investasi, namun akan menjadi sesuatu yang kurang fleksibel. Terlebih karena Anda harus dibebani biaya tambahan seperti biaya asuransi, biaya pajak, dan biaya perbaikan.

Bagi mereka yang belum siap untuk menetap, tidak usah malu jika belum punya rumah sendiri. Terutama jika menyewa adalah pilihan rasional sambil Anda tinggal di dalamnya dan mulai membangun kekayaan dengan cara lain.

 

4 dari 5 halaman

Jangan Terburu-buru Keluar Pekerjaan

Dream - Keluar dari pekerjaan saat ini untuk mengejar impian adalah rencana berisiko. Itulah sebabnya mengapa orang tua, teman-teman, dan para ahli karier akan mendorong Anda untuk tidak melakukannya.

Tapi jika Anda kuat secara finansial dan memiliki rencana yang jelas untuk apa yang ingin Anda capai, Anda mungkin perlu untuk mengambil lompatan besar dan keluar dari pekerjaan Anda saat ini jika itu berarti kesempatan untuk melakukan apa yang Anda cintai.

" Alasan terbesar orang tidak berhenti kerja adalah takut akan ketidakpastian. Mereka tidak tahu apa yang akan terjadi dan mereka tidak mau meninggalkan kenyamanan yang mereka miliki saat ini," kata Sean Ogle, yang berhenti dari pekerjaannya untuk pindah ke Thailand dan memulai bisnis sendiri.

 

5 dari 5 halaman

Lunasi Utang Dulu Baru Menabung

Dream - Akal sehat akan mengatakan lebih baik melunasi utang sebelum fokus pada tabungan. Menyimpan uang di tabungan dengan bunga rendah tidak akan membantu Anda maju jika Anda punya terbelit utang dalam bentuk bunga kartu kredit.

Namun, ada kalanya Anda perlu memprioritaskan menyimpan lebih banyak uang daripada membayar utang, seperti ketika Anda membangun dana darurat. Jadi, prioritas membayar utang kecil dengan bunga rendah jika Anda sedang berinvestasi untuk mendapat keuntungan yang lebih besar.

" Anda harus menetapkan prioritas dan memahami konsekuensi antara pilihan membayar utang terlebih dahulu atau menyimpan uang terlebih dahulu," kata Dean Barber, presiden Barber Financial Group, kepada Bankrate.

Beri Komentar