5 Tips Karier Tetap Mulus Meski Putus dari Rekan Sekantor

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 21 Februari 2017 08:15
5 Tips Karier Tetap Mulus Meski Putus dari Rekan Sekantor
Karier seseorang bisa terganggu ketika percintaannya kandas di tengah jalan.

Dream – Putus hubungan percintaan memang hal yang sulit. Masalah menjadi pelik jika sang mantan ternyata rekan kerja satu kantor.

Kini, seseorang harus bekerja dengan orang lain yang pernah mengisi hatinya. Rasa canggung biasanya muncul ketika seseorang harus bekerja dengan sang mantan. Tidak ada lagi semangat untuk berangkat kerja pada pagi hari dan keceriaan di kantor, tetapi yang muncul adalah keinginan untuk bersembunyi dari mantan pacar.

 Ini 5 Gejala Saat Putus Cinta

Dilansir dari CheatSheet, Senin 20 Februari 2017, sebuah survei yang dilakukan oleh Vault.com menunjukkan bahwa 50 persen karyawan di Amerika Serikat, menjalin hubungan kerja di kantor. Sebanyak 22 persen karyawan dan 15 karyawati terlibat cinta lokasi di kantor.

Ada 10 persen responden yang bertemu dengan pasangannya di tempat kerja. Lebih jauh, ada 71 persen karyawan yang akan menjalin hubungan baru di kantor, sedangkan 43 persen karyawati tidak mau melakukanya lagi.

Tentunya hubungan asmara di kantor bisa berdampak bagi karier seseorang, terutama ketika dia putus. Kemungkinan besar kariernya akan merosot.

 patah hati

Lalu, bagaimana caranya supaya karier tidak anjlok setelah putus dengan rekan kerja? Berikut ini adalah 5 cara “ bertahan hidup” setelah hubungan cinta dengan rekan kerja berantakan.

1 dari 5 halaman

Fokus Bekerja

Setelah putus hubungan, pikiran akan bercabang ke mana-mana. Yang harus dilakukan adalah tetap fokus kepada pekerjaan. Memang ada rasa yang teramat menyakitkan setelah cintanya kandas, tapi tanggung jawab pekerjaan terhadap perusahaan tidak bisa diabaikan.

Jika diabaikan, akibatnya bisa fatal: pemecatan. Jika itu terjadi, pemecatan akan memperburuk keadaan.

Agar mudah fokus terhadap pekerjaan, lebih baik istirahat sejenak. Minumlah secangkir kopi atau teh, lalu kembali bekerja.

2 dari 5 halaman

Jangan Dendam

Hati mungkin hancur berkeping-keping setelah putus dengan si dia. Tapi, ada satu hal yang harus diingat: jangan menaruh dendam. Pekerjaan bukanlah tempat yang pas untuk membalas dendam.

Tarik napas dalam-dalam dan buang jauh-jauh untuk mengirimi mantan gambar-gambar mesra ketika hubungan sedang baik-baik saja. Fitur “ send all” pada e-mail bukanlah kawan yang tepat untuk saat ini.

3 dari 5 halaman

Kurangi Kontak dengan Mantan

Di tempat kerja, sangat sulit untuk menghapus kontak sepenuhnya dari si dia. Yang bisa dilakukan adalah menguranginya. Jika tidak mau bertemu dengan sang mantan, seorang karyawan bisa saja mengubah jam makan siang, misalnya lebih awal atau lebih akhir dari biasanya. Tujuannya untuk mengurangi intensitas bertemu dengan mantan.

 

4 dari 5 halaman

Kalau Ngobrol, Usahakan Materi Pembicaran Tetap Pekerjaan

Ketika berbincang-bincang dengan sang mantan, jangan membicarakan masalah putus. Percakapan ini bisa berujung pada air mata atau perdebatan. Hindari perbincangan memalukan ini dengan percakapan singkat dan pekerjaan.

Nah, kalau mantan yang mulai berbicara tentang hubungan, katakanlah tidak sedang ingin mendiskusikannya.

 

5 dari 5 halaman

Kalau Ada yang Usil, Jangan Ceritakan Detail

Kandasnya hubungan percintaan di kantor, memancing “ gosip tetangga”. Jika ada rekan kerja yang usil bertanya penyebab putus, lebih baik jelaskan penyebabnya.

Tapi, ingat, jangan terlalu detail, terlebih menjelek-jelekkan kebiasaan mantan pacar. Sikap ini bertujuan agar perasaan tidak terluka lebih dalam.

Beri Komentar
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary