Terkuak, Orang Asia Tidak Bahagia dengan Pekerjaannya

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 14 Februari 2017 09:47
Terkuak, Orang Asia Tidak Bahagia dengan Pekerjaannya
Faktor ini yang menyebabkan mereka bersedih dalam pekerjaannya.

Dream – Sebuah riset baru menunjukkan karyawan di Asia tidak bahagia dalam pekerjaannya. Bahkan, angkanya di bawah angka rata-rata dunia.

Dilansir dari CNBC, Selasa 14 Februari 2017, sebuah perusahaan konsultasi sumber daya manusia (SDM), TinyPulse, menunjukkan 28 persen karyawan di Asia bahagia dengan pekerjaannya. Sedangkan di global ada 30 persen.

“ Tidak ada perbedaan yang besar. Itu menunjukkan bahwa mayoritas karyawan, baik di Asia maupun dunia, tidak bahagia dengan pekerjaannya,” kata Communication Manager Tiny Pulse, Ketti Salemme.

Menurut laporan “ 2017 Employee Engagement Report”, perusahaan ini mengumpulkan seribu perusahaan.

10 Pekerjaan Paling Bikin Stres© MEN

 

Responsnya bervariasi dari pertanyaan. Apakah pekerja bisa membaca visi organisasi, misi perusahaan, dan budaya kerja. Hasilnya, 54 persen karyawan di Asia bisa menanganinya dan angka ini di atas angka rata-rata dunia yang sebesar 32,5 persen.

Tapi, satu hal yang buruk di dunia kerja di Asia adalah masalah komunikasi. Menurut TinyPulse, ada 40 persen karyawan yang memberikan nilai 9-10 untuk komunikasi dengan atasan, lebih rendah 15 persen dari angka global yang sebesar 55 persen.

Artinya, sebagian besar hubungan komunikasi karyawan dengan atasan itu buruk.

image© MENdepresi--ycs.jpg" alt=" Pekerjaan Pemicu Depresi" title=" Pekerjaan Pemicu Depresi" />

Selain itu, faktor hubungan dengan klien atau konsumen juga membuat karyawan merasa tidak bahagia dengan pekerjaannya. Faktor tersebut juga membuat kinerja karyawan menjadi tidak optimal.

“ Kurangnya kunjungan dan interaksi dengan konsumen adalah alasan utama kinerja yang buruk,” berikut adalah salah satu respons dari responden. (Ism) 

Beri Komentar