Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi.
Dream - Instrumen investasi masyarakat Indonesia semakin bertambah. Kini masyarakat bisa menyimpan uang dalam bentuk Sukuk tabungan yang telah resmi dirilis pemerintah.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut investasi sukuk tabungan ini menjamin beberapa keuntungan yang akan diberikan kepada nasabah.
"Ada tujuh keuntungan investasi pada sukuk tabungan," kata Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan, di Jakarta, dilansir dari Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin 22 Agustus 2016.
Robert mengatakan keuntungan sukuk tabungan ST-001 yang pertama adalah investasi di instrumen keuangan syariah ini aman karena dijamin penuh oleh negara. Yang kedua, tingkat imbalannya lebih tinggi daripada deposito bank pelat merah.
"Ketiga, imbalan sukuk tabungan bersifat tetap (fixed coupon) dan dibayarkan setiap bulan," kata dia.
Robert mengatakan manfaat yang keempat adalah masyarakat telah mendukung pembiayaan nasional. Kelima, instrumen ini sudah sesuai dengan prinsip syariah.
"Keuntungan yang keenam adalah ada fasilitas pencairan sebelum jatuh tempo (early redemption)," kata dia.
Keuntungan yang terakhir, kata Robert, sukuk tabungan merupakan instrumen investasi yang harganya cukup terjangkau. Harga satuan pembeliannya rendah, yaitu minimal Rp2 juta.
"Ini lebih rendah daripada Sukri (sukuk negara ritel) yang minimal pembeliannya sebesar Rp5 juta," kata dia.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari