31 Pekerja Trans Papua Dibunuh, 7 Orang Sembunyi di Rumah Dewan Tapi...

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 4 Desember 2018 11:12
31 Pekerja Trans Papua Dibunuh, 7 Orang Sembunyi di Rumah Dewan Tapi...
Meski sempat bersembunyi, 7 dari 31 pekerja proyek Trans Papua yang dibunuh itu tak bisa lolos dari kejaran Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Dream - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali berulah. Sebanyak 31 pekerja Istaka Karya tewas akibat tembakan yang dilancarkan KKB.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz mengatakan, terdapat 24 pekerja meninggal lebih dulu. Sementara delapan lainnya sempat menyelamatkan diri.

" Didapati, 31 orang ditemukan tewas, 24 orang dibunuh hari pertama," ujar Suryadi, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 4 Desember 2018.

Suryadi melanjutkan delapan orang yang berhasil menyelamatkan diri sempat bersembunyi di rumah salah satu anggota DPRD. Sayangnya, mereka tidak lolos dari kejaran KKB, seperti dilaporkan Jawa Pos. 

" Delapan orang yang sempat menyelamatkan diri di rumah anggota DPRD dijemput dan dibunuh, tujuh orang meninggal dunia dan satu orang belum ditemukan atau melarikan diri," ucap Suryadi.

Istaka Karya merupakan perusahaan yang kebagian tender menggarap pembangunan jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

 

1 dari 3 halaman

31 Pekerja Trans Papua Dibunuh, Istaka Karya Berduka

Dream – Sebanyak 31 pekerja dari perusahaan BUMN PT Istaka Karya (Persero) dibunuh kelompok kriminal bersenjata (KKB) tak dikenal. Peristiwa ini terjadi pada Minggu 2 Desember 2018 di Kali Igi dan Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Puluhan pekerja ini sedang mengerjakan proyek jembatan Hegema-Mugi. BUMN konstruksi ini menyampaikan rasa duka kepada keluarga korban penembakan di Papua.

" Mohon doanya dari semua atas musibah yang menimpa para pekerja Istaka," kata Corporate Secretary Istaka Karya, Yudi Kristanto, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 4 Desember 2018.

Yudi mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait. Sebab, komunikasi via satelit dengan pekerja proyek terputus sejak hari Minggu, 2 Desember 2018.

(ism, Sumber: Liputan6.com.)

2 dari 3 halaman

Kirim Pasukan

Sementara itu, TNI mengirim 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sekitar 130 personel menuju lokasi pembunuhan 31 pekerja proyek Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Meski bergegas melakukan pemeriksaan pada Selasa pagi ini, personel terkendala akses jalan menuju lokasi.

" Daerah tersebut agak sulit dijangkau. Kalau dari Kabupaten Wamena, masih harus ke Distrik 2, itu masih empat jam naik kendaraan," tutur Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (4/12/2018) pagi.

Sementara, lanjut Dax, dari distrik kedua ke Distrik Yigi masih harus ditempuh sekitar dua jam perjalanan. Terlebih, kondisi jalan yang rusak membuat tim harus lebih berhati-hati.

" Informasi sulit didapat, makanya kita harus cek ke sana dan paling kita tunggu lewat radio. Tidak melalui ponsel karena sinyal nggak ada," jelas dia. (ism, Sumber: Liputan6.com.)

3 dari 3 halaman

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie