Indeks Syariah Mendekam Lemah, Rupiah Makin Rontok

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 22 Juni 2018 16:45
Indeks Syariah Mendekam Lemah, Rupiah Makin Rontok
Mayoritas indeks sektoral terkoreksi.

Dream - Indeks syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) dan nilai kurs rupiah terhadap dollar AS tak menunjukan tanda-tanda membaik di penutupan akhir pekan ini. Keduanya sama-sama tertekan dan bergerak melemah. 

Dollar AS masih memperlihatkan keperkasaannya terhadap mata uang dunia. Terhadap rupiah, mata uang Negeri Paman Sam ini masih bertengger di level Rp14 ribu.

Pada penutupan perdagangan harian BEI, Jakarta, Jumat 22 Juni 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) kembali melorot 0,921 poin (0,53%) ke level 172,959. ISSI mendekam di zona merah setelah dibuka memerah di level 173,776.

Dua indeks bluechip syariah juga tak bisa berbuat banyak ditengah sentimen negatif regional dan dunia. Jakarta Islamic Index (JII) terpangkas 2,803 poin (0,43%) ke level 652,686.

Sementara Jakarta Islamic Index 70 (JII70), terkoreksi 1,571 poin (0,72%) ke level 216,487.

Transaksi perdagangan saham syariah masih relatif ramai dan mengalami lonjakan jelang libur akhir pekan ini. Sebanyak 44,39 miliar lembar saham diperdagangkan pelaku pasar hingga sesi paskapenutupan dengan nilai transaksi Rp4,13 triliun.

Asing masih dalam posisi jual dengan nilai transaksi meningkat. Nett sell asing pada saham-saham ISSI mencapai Rp446 miliar.

Di tengah kecemasan pelaku pasar dengan sentimen global, investor sepertinya enggan melantai di lantai bursa. Penanam modal banyak menjual saham di sektor industri dasar, perdagangan, dan infrastruktur yang masing-masing melemah 1,28 persen, 1,15 persen, dan 1,01 persen.

Penguatan indeks terjadi pada saham sektor keuangan yang naik 1,58 persen dan pertambangan 0,48 persen.

Emiten keping biru syariah pencetak top gainer adalah ICBP yang harga sahamnya terangkat Rp150, CTRA Rp80, TPIA Rp75, INCO Rp60, dan KLBF Rp60.

Sebaliknya, saham INTMG melorot Rp650, INTP Rp550, UNTR Rp400, INDY Rp160, dan SMGR Rp150.

Dari pasar uang, dolar AS belum mau beranjak dari level Rp14 ribu per dolar AS. Kurs rupiah melemah 21 poin (0,15%) ke level Rp14.081 per dolar AS. Nilai tukar rupiah terperosok ke titik Rp14.115 per dolar AS.

(Sah)

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More