Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Aksi beli saham jelang penutupan perdagangan tak cukup kuat mendorong indeks syariah ke zona hijau. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) pun kembali mendekam di teritori negatif.
Sebaliknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menguat tipis berkat kenaikan indeks sektor saham keuangan.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 10 November 2015, Indeks ISSI turun 0,472 poin (0,34%) ke level 139,187. Sementara indeks JII terkoreksi 3,915 poin (0,67%) ke level 578,297.
Kedua indeks acuan saham syariah ini sama-sama sempat menembus zona hijau. ISSI mencetak level tertingginya di 140,024 sedangkan JII menembus level 583,533.
Transaksi perdagangan saham syariah usai libur Pilkada ini mencapai Rp 3,26 triliun. Dengan 40,55 miliar saham yang berpindahtangan, sebanyak 107 emiten harus menutup perdagangan di zona merah.
Aksi beli sukses mendorong 64 emiten syariah, 6 diantaranya saham bluechips, bergerak menguat.
Top losser saham bluechips syariah kali ini dihuni oleh dua saham kelompok Astra yaitu AALI dan UNTR yang turun Rp 875 dan Rp 550 per saham. Penghuni lainnya adalah AKRA yang turun Rp 450, ITMG Rp 450, dan ICBP Rp 225 per saham.
Saham-saham yang menghuni daftar top gainer adalah UNVR yang naik Rp 275, SMGR Rp 225, LPPF Rp 175, ASII Rp 25, dan SSMS Rp 20 per saham.
Laju IHSG sore ini tertolong aksi beli investor pada saham keuangan dan industri dasar. IHSG naik tipis 2,028 poin (0,05%) ke level 4.466,210.
Lantai bursa memutar dana investor hingga Rp 4.93 triliun dengan posisi asing nett sell sekitar Rp 487,96 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya