Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ali Banat Bersama Anak-anak Afrika. (Foto: Akun Facebook MATW Project, @matwproject)
Dream – Ali Banat terkenal sebagai miliarder Muslim nan dermawan. Pria asal Sydney, Australia, ini menyumbangkan seluruh hartanya setelah dokter mendiagnosanya mengidap kanker dan sisa hidupnya tinggal tujuh bulan.
Semua hartanya, mulai dari gelang seharga US$60 ribu (Rp835,12 juta) hingga mobil Ferrari disumbangkan melalui Muslim Around The World—organisasi amal yang didirikannya.
Melalui organisasi ini, Ali turut menyalurkan donasi 100 persen tanpa dipotong amal kepada orang-orang yang membutuhkan di lintas negara, seperti Togo, Ghana, dan Burkina Faso.
Dikutip dari video One Path, Ali mengaku kanker telah mengubah seluruh hidupnya. Dari sosok pria yang doyan hidup berfoya-foya menjadi pria baik hati yang menyumbangkan semua hartanya.
" Sejak kanker menggerogoti tubuh saya, hidup saya berubah untuk menolong orang lain. Itu adalah hadiah dari Allah yang memberikan saya kesempatan untuk berubah,” kata dia.
Penyakit itu menyadarkan pengoleksi mobil mewah bahwa Allah telah memberikan banyak nikmat dan hadiah, misalnya bisa menghirup udara segar. Kenikmatan ini tak pernah terlintas sedikit pun di benak Ali.
Lalu, dia juga tersadar bahwa harta bendanya tidak bisa menolong di alam kubur. Hal ini disadari ketika Ali berziarah ke makam saudaranya yang meninggal karena kanker.
“ Hanya amal yang bisa kamu bawa mati,” kata dia.
Ali mengatakan amalan ini akan menemani dan membantu seseorang di alam kubur.
Mulai dari situlah, Ali melepas semua koleksinya, seperti mobil mewah, jam tangan, dan pakaian. Dia menyumbangkannya kepada orang-orang yang memerlukan ketika bepergian ke luar negeri.
“ Saya ingin meninggalkan dunia tanpa satu pun harta benda,” kata dia.
Lihat videonya di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya