Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi Haji.
Dream – Sejumlah bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura II mulai melayani penerbangan keberangkatan jamaah haji asal Indonesia menuju Tanah Suci sejak tanggal 17 Juli 2018.
Perusahaan pelat merah, melalui enam bandara yang menjadi embarkasi haji, telah melayani penerbangan 11.448 jemaah haji.
“ Selama periode 17—22 Juli, kami telah melayani sebanyak 36 kloter dengan total sebanyak 11.448 calon jamaah haji melalui 6 bandara AP II yang menjadi embarkasi haji,” kata President Director Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 24 Juli 2018.
Bandara-bandara Angkasa Pura II yang menjadi embarkasi haji tahun 2018 adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Internasional Minangkabau, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, serta Bandara Internasional Kualanamu.
“ Selama periode 17 hingga 22 Juli, ,” ujar President Director Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin.
Angkasa Pura II akan menerbangkan calon jamaah haji dengan total 170 kloter dari 5 embarkasi. Jumlah masing-masing kloter dari Jakarta sejumlah 101 kloter, Padang sejumlah 16 kloter, Palembang 19 kloter, Aceh 12 kloter, serta embarkasi Medan 22 kloter.
Pada musim haji tahun 2018 ini, terdapat fasilitas baru keimigrasian bagi calon jamaah haji di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dimana pemerintah Arab Saudi counter pre-clearence imigration, untuk melakukan verifikasi data dan stempel visa sejak di Bandara Soekarno-Hatta.
Hal tersebut akan mempermudah calon jamaah asal Indonesia yang tidak perlu lagi melakukan immigration clearance ketika masuk Arab Saudi. Verifikasi data dan stempel visa ini ini berlokasi di holding room di area kedatangan Sub Terminal 2 E.
“ Angkasa Pura II terus berupaya agar pelaksanaan angkutan haji berjalan lancar. Seluruh fasilitas yang ada di bandara AP II telah disiapkan dalam menyambut penyelenggaraan haji tahun ini. Kami berharap para jamaah dapat melaksanakan ibadahnya dengan lancar, aman, serta nyaman,” kata dia. (ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya